Review Analisa Saham 2018

ANALISA SAHAM 2018 – Setelah melalui roller coaster IHSG selama beberapa waktunya akhirnya kita telah tiba pada penghujung 2018. Hingga tulisan ini dipost IHSG terkoreksi sekitar -3% dari awal tahun. Penulis akan membahas analisa saham 2018 , bagaimana kinerjanya sejak penulis post dan perbaikan yang diperlukan kedepannya..

Dua tipe analisa Saham

Dari analisa saham 2018 yang penulis bahas, dibagi menjadi 2 tipe untuk memperjelas maksud dari penulisan. Tipe itu adalah Momentum dan Valued
Tipe saham momentum pada analisa saham 2018 yang penulis kategorikan adalah WIKA dan KBLI.
Momentum sendiri maksudnya adalah saham sedang memiliki momentum naik, volume meningkat.. simple nya bisa dibilang β€œ Hot Stock β€œ , contoh INKP,TKIM, CPIN tahun ini. saham momentum bisa saja memiliki valuasi murah, namun yang ditekankan adalah lagi happening ga niih saham ?

Ketika penulis menganalisa kedua saham tersebut, keduanya sedang dalam momentum yang baik. Namun sayangnya koreksi pasar membuat saham ini kehilangan momentumnya. Terlebih untuk KBLI kinerja laporan keuangan nya diluar dugaan jeblook out of nowhere, yaa wajarlah ditinggalin..
Sementara saham valued memiliki makna yang jelas, saham ini valuasinya muraah. Seperti yang penulis bahas admf, nrca, myoh, mtdl, ( properti juga )
Valued itu ga melulu bicara P/E. Karena ketika industri sedang lesu kinerja keuangan hancur, maka membahas P/E tidak lagi relevan.

Pada masa seperti ini kita dapat melihat nilai asset dari perusahaan dan potensi sesungguhnya once they back to the game. Misal ketika penulis berbicara saham NRCA, kapitalisasi pasar adalah 900 miliar sementara memiliki nett cash 800 miliar, belom itung fixed asset dll, edaaan !!!

Untuk informasi saja momentum dan valued ini merupakan faktor – faktor yang lazim digunakan dalam quant model. Buat para ahli statistik yang membangun portfolio saham menggunakan Quant, dua faktor ini biasanya dipakai

Sementara penulis menggunakan faktor – faktor ini manual saja, modal peeling πŸ˜‹

analisa saham 2018

Penulis as valued Investor

Seperti kalian ketahui penulis merupakan valued investor. Kecenderungan penulis adalah mencari hidden jewel, yang kadang bisa menyesatkan karena ga gerak gerak hahaha =P

Strategi penulis adalah apabila penulis melihat saham valued, melakukan buy & hold 12 bulan atau lebih, bila penulis memproyeksikan keuntungan dari saham tersebut setidaknya 30% dalam setahun.

Pada periode tersebut penulis sebagai valued investor harus siaap mereem πŸ™ˆ ketika saham – saham momentum pada ngaciir naik puluhan bahkan ratusan persen, saham valued bisa tetap flat bahkan turuun !! haaayoo kuaaat ga looo nahaaan nyaa ????

Ini merupakan tantangan yang besar bagi para valued investor. Makanya valued investor itu tidak untuk semua orang..

Sementara lain trading bukanlah keahlian penulis. Dan dari pengalaman dan pengamatan penulis, trading hanya memberikan sedikit added value, malaah lebih banyak missed nya, jual eeh malah naek terus kejer atas

lebih byk wasting time secara mesti pelototin running trade, mungkin bagi trader it’s part of having fun, but not for me..

Membahas Analisa Saham 2018

Dari analisa saham 2018 yang penulis bahas, terdapat saham yg penulis miliki yaitu admf, wika, nrca, jsmr. Sementara saham seperti cass, auto, mtdl, properti penulis iseng saja menganalisanya karena menarik , kbli penulis cut loss di pertengahan taon, dan myoh ngaciir sebelum sempet beliii πŸ˜‚

Untuk saham ADMF, NRCA penulis melihat ada buffer yang kuat dari dividen yield yang besar, bisa sampe belasan persen gan !!

Sementara wika kondisinya secara P/E sudah murah saat ini, lalu under own kata kerennya, banyak institusi yang sudah tidak melirik lagi karena melihat projek infrastruktur besar2an sudah selesai

terakhir jsmr masalahnya ada pada tekanan bunga hutang yang membengkak. Dan bagi yang pesimis memandang jsmr terlalu banyak diberikan projek yang tidak feasible oleh pemerintah seperti hutama karya. Namun penulis tetap berpegang pada semakin besarnya asset yang dimiliki, only get bigger and better !!

Review Analisa Saham 2018

Walaupun penulis seorang valued investor tapi penulis melihat 2019 adalah waktunya untuk saham momentum !! ride in the mid of momentum don’t mind !!

Tentu akan tetap ada ruang bagi saham valued. Tapi hanya untuk yang menunjukkan perbaikan secara riil, No Growth , forget it !!

2019 akan menjadinya waktunya IHSG kembali on track, dimana secara ekonomi sendiri Indonesia perlahan – lahan kembali kejalur ekspansi

Untuk pembahasan lengkapnya akan penulis bahas di analisa saham 2018 bagian 2
*Tentang penulis : Yuvenz pertama kali bekerja didunia investasi di 2008. Telah bekerja diberbagai industri keuangan termasuk pengalaman dalam mengelola reksadana saham. Saat ini penulis bekerja sebagai portfolio manager pada perusahaan finansial di jakarta.
**Apabila ada pertanyaan atau mau update terbaru dari slaveberdasi dapat contact langsung di twitter @slaveberdasi , facebook slaveberdasi ,dan email di [email protected]

2 komentar

  1. Sekarang pake garis-garisan dah ga musim. Banyakan miss nya. Kemaren aku perkirakan PTBA bisa ke 5000, taunya mentok di 4700. didiemin malah jadi 3990. Asem lah. Pas kemaren ss ga beli, skrg malah dikejar. Berinvestasilah sesuai resiko yang siap diterima.

    Kalo aku lagi liat2 BIPI nih. Si BIPI menguasai 70% Mitratama Prakasa dan 30% nya dikuasai ITMA. Kebayang ga ITMA harganya 880, sedangkan BIPI cuma 50 perak! Orang2 dah ilfeel duluan dengan hutangnya BIPI. DER nya 3!! Tapi disini orang2 ga nyadar bahwa BIPI terus berusaha bayar utangnya dan malah kemarin beli 40% saham ITMA! dan BIPI cuma uget2 doang ke 62 trus diem lagi dia di titik nadir. hahaha. Lucu. BIPI jelas berkali-kali lipat besar dari ITMA, makanya atas dasar inilah aku lagi lirik BIPI.

Tinggalkan Balasan