Menengok Kembali Sektor Saham IHSG

Karena pengalaman penulis mengelola reksadana saham , penulis terbiasa bila berbicara IHSG maka melihat outlook Sektor Saham IHSG terlebih dahulu, baru melihat saham secara satuan mana niih yang OK

Kalau pemain saham individu yang terbiasa ubek – ubek saham yang menarik mungkin umumnya tidak terlalu ngeeh pada sektor apa saham yang diinvestasikan

Bilangnya diversifikasi tapi isinya saham batubara semua, ya samimawon ( pengalaman pribadi 😅 )

Penulis sendiri banyak mendapatkan insight baru setelah tidak lagi mengelola reksadana saham, tentang kelebihan dan kekurangannya sektor saham di IHSG, melihatnya secara Big Picture, Secara penulis manage Obligasi juga sekarang, jadi dididik supaya mikirnya beeesaaaaar =P

Naah mumpung masih awal tahun, momen yang pas niih untuk kita menengok kembali tentang sektor saham IHSG. Bagaimana cara pendekatan fund manager dalam mengelola reksadananya, dan bagaimana dapat berguna untuk kita investor individu

Sektor Saham IHSG

Perlu diketahui Indeks Harga Saham Gabungan atau biasa kita sebut IHSG terdiri dari 9 sektor industri. Pemecahan ini untuk memudahkan kita menganalisa masing – masing industri.

Sektor Saham IHSG

Sektor keuangan merupakan sektor dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar pada IHSG saat ini yaitu 31%.

Maksud dari angka 31% adalah nilai pasar sektor keuangan mencapai 31% dari nilai total kapitalisasi pasar IHSG

Semua saham finansial dimasukkan pada sektor ini seperti bank Mandiri, BRI, BCA dan lainnya

Hal yang cukup timpang ada pada sektor Infrastruktur dan aneka industri, pada kedua sektor tersebut saham terbesarnya adalah saham Telkom dan saham Astra. Saham tersebut sangat besar, berpuluh puluh kali lipat lebih besar dari saham lainnya pada sektor itu

Jadi kalo uda gitu, kalo saham astra hari ini -1%, ya sektor aneka industri minus -1% jugalaah, wong 90% nya dikontribusiin sama Astra, sebut aja sektor Astra =P

Sementara hal yang masih kurang pas menurut penulis ada pada sektor perdagangan dan jasa, industri dasar, konsumsi, properti

Sektor – sektor ini sebenarnya dapat dipecah menjadi beberapa sektor lagi dan dapat membantu pengclusteran yang lebih baik, karena nature bisnisnya berbeda.

Misalnya saja sektor perdagangan dan jasa isinya ada saham media seperti saham MNCN juga ada saham retailer seperti Ice Hardware, ini dua bisnis yang beda kan ?? bagusan dipecah gituu

Tapi ya udahlah, kita teleen dulu, ini lah 9 sektor saham yang ada pada IHSG, nanti kalo penulis jadi boss BEI , baru penulis ubah =P

Approach Fund Manager Pada sektor Saham di IHSG

Daripada menyebutkan saham apa yang menjadi unggulannya dimana merupakan rahasia dapur, fund manager melakukan approach investasinya dengan menentukan sektor mana yang sedang overweight dan underweight

Jadi kalau kita tanya mereka lagi suka apa, biasa mereka ngomongnya “ kita saat ini sedang overweight konsumsi dan perdagangan, untuk sektor agri kita underweight, sisanya kita netral.. “

Dengan IHSG sebagai benchmarknya, maka apabila mereka mengatakan overweight maksudnya mereka memiliki bobot yang yang lebih besar dari bobot IHSG. Contoh sektor perdagangan memiliki bobot 8% pada IHSG, naah karena mereka overweight maka mereka memiliki bobot yang lebih besar dari total dana kelolaan mereka ( AUM ), misal 12% dari total dana kelolaan. Kalau dana kelolaannya 100 miliar, maka 12 miliar diinvestasikan di sektor perdagangan

Kalau kita sebagai pemaen saham memiliki approach investasi yang bottom up, mencari mana yang bagus n mau naek !! fund manager melakukan pendekatan top down analysis, bagaimana ekonomi global, bagaimana industri domestik, lalu apa yang diuntungkan dari kondisi tersebut

Misalnya ketika kita berbicara tahun pemilu, alokasi belanja pemerintah meningkat besar pada subsidi masyarakat.

Dengan kebijakan ini fund manager melihat sektor konsumsi dan perdagangan akan diuntungkan karena masyarakat akan memiliki daya beli yang lebih besar karena mendapatkan subsidi dari pemerintah
Dengan logika ini fund manager melirik sektor saham yang diuntungkan, dan lebih spesifik ke sahamnya, misal saja saham Gudang Garam dan Saham Ramayana

Ini sebagai contoh saja, pada prakteknya banyak sekali faktor yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan mana sektor yang layak overweight dan underweight

Ciri Pada Sektor Saham di IHSG

Sektor saham pada IHSG memiliki cirinya masing – masing dalam sudut pandang fund manager atau investor institusi.

Misal terdapat sektor saham yang sensitif pada perubahan suku bunga seperti properti dan perbankan, terdapat sektor saham yang bersifat defensive seperti konsumsi, konon merupakan tempat parkir para fund manager ketika situasi tidak pasti, karena reksadana saham mewajibkan setidaknya 80% dari dana kelolaan diinvestasikan kesaham

Sektor Konsumsi Saham Defensive

Berkaca dari sejarah pemikiran sektor konsumsi itu defensive aka primer tidaklah salah, ketika krisis 98 terjadi penjualan rokok malah meningkat, yang stress makin banyak !!

Jadi kalau ngeri IHSG mau koreksi pegang saham konsumsi aja gitu ?? ga juga, pada taon 2013 IHSG terkoreksi dipertengahan tahun, salah satu sektor yang paling berdarah darah itu justru sektor konsumsi, turun -22% hingga desember !!

Dari hasil evaluasi portfolio saat itu, penulis berkesimpulan faktor penyebab sektor konsumsi ikut terkoreksi sedemikian dalam adalah karena valuasinya yang sudah terlalu mahal, seperti saham Unilever saja mencapai 40x P/E

Ooh jadi kalau valuasi P/E kemahalan maka sektor saham konsumsi tidak lagi defensive, tidak cocok untuk parkir ?? ga jugaa lagii 😂

Pada 2015 ketika IHSG terkoreksi bahkan sempat menyentuh -20%, saham Unilever malah naik, hit 50x P/E !!!
**Baca juga review analisa saham 2

Dari pengalaman ini penulis belajar, faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham selalu dinamis, berubah – ubah, kita tidak bisa menggunakan pengalaman yang sudah lalu sebagai satu2nya dasar untuk menghadapi kondisi sekarang ataupun yang akan datang

Makanya untuk yang percaya januari effect, sell in may and go away, pikiir lagii deeh, apalagi yang masih percaya hari jumat waktunya jual =P

Yaa kalau memang kondisinya ngerii yang paling bener yang kita jadiin cash dulu, masukkin pasar uang, mamam tuuh koreksi !! 😛

selalu ingat, Cash is King !! luxury option yang dimiliki kita investor individu 😉

Uniknya tren dari sektor saham memiliki kaitan erat dengan sektor diluar negeri. Seperti contoh pada analisa saham MNCN, saham media yang masuk sektor perdagangan. Kita bisa lihat yang koreksi bukan hanya saham media di Indonesia aja, di Asia juga sektor media terkoreksi selama beberapa tahun terakhir.

Memahami Sektor Saham Pada IHSG

Dari sini kita sudah memiliki gambaran secara sederhana sektor saham pada IHSG, dan bagaimana approachnya oleh fund Manager

Pada bagian kedua penulis akan membahas lebih dalam mengenai valuasi, ciri, dan perfoma pada sektor saham IHSG ini 😉

Bottom up ga salah, top down juga ga salah..bergantung kebutuhan.. Warren Buffett aja approach nya bottom up

Tapi kalau kalian ingin perfomance ga terlalu jauh dari IHSG, yaa portfolio dibuat mimicking aja, bobotnya dibikin mirip – mirip seperti pada sektor saham IHSG

________________________________________________________________________________________________________
*Tentang penulis : Yuvenz pertama kali bekerja didunia investasi di 2008. Saat ini bekerja sebagai portfolio manager pada perusahaan finansial di jakarta dengan pengelolaan pada kelas aset ekuitas dan pendapatan tetap.
**Apabila ada pertanyaan atau mau update terbaru dari slaveberdasi dapat contact langsung di twitter @slaveberdasi , facebook slaveberdasi ,dan email di slaveberdasi@gmail.com

2 komentar

  1. Bahasan yg menarik, selama ini yg saya tahu MI memilih saham2 bluechip sbg porto folio utama di reksa dana saham, karena saham tersebut paling aman tp trnyata tidak juga ya, oya #oot nih kenapa ya portofolio yg diinfokan ke publik hanya 5 saja, bagaimana dgn isi porto yg lain apa itu sudah kebijakan MI/fund manager ya? Padahalkan saya ingin tahu apa saja saham yg ada di RD saham saya hehe, btw visit my blog iidyanie.com 🙂

    1. Hai Yanie..kenapa 5 itu mengikuti peraturan yg diwajibkan..itupun skr MI tidak memberi tahu bobot saham mereka, hanya menulis berdasarkan abjad.. tujuannya jelas, dapur perusahaan yaa rahasia hehehe

Tinggalkan Balasan