Kebebasan Finansial

5 Sumber Passive Income yang Sangat Bisa Dicoba Dibangun di Tahun 2022

Passive income tidak bisa lagi hanya dipikirkan jika ada waktu luang. Tahun 2020 dan 2021 sudah memberi pelajaran yang sangat mahal. PHK massal dan bisnis bangkrut terjadi di seluruh dunia. Memperbanyak sumber pendapatan dapat menjadi penyelamat, baik jika wabah ini masih terus berlangsung maupun ketika kondisi dunia berangsur pulih.

Apakah Passive Income Itu?

Passive income adalah penghasilan yang diperoleh tanpa harus terus-menerus melakukan pekerjaan secara aktif, seperti layaknya karyawan atau pengelola usaha dari pagi hingga sore atau malam.

Memang sih, kamu mungkin harus bekerja dulu di awal untuk mempersiapkannya, karena untuk membangun passive income, kamu memang perlu modal yang cukup. Setelah mulai terbangun, kamu juga tetap perlu sesekali melakukan review untuk memastikan bahwa perkembangannya sesuai dengan harapan.

Namun, kamu tak perlu memantaunya setiap hari, bahkan kamu meninggalkannya dalam waktu lama dan melakukan hal lain, sementara uang terus mengalir.

5 Sumber Passive Income yang Sangat Bisa Dicoba Dibangun di Tahun 2022

Mengapa Kita Harus Mulai Memikirkan Passive Income di Tahun 2022?

Masalahnya, dalam memilih sumber passive income, masih banyak orang yang menahan diri untuk mengeluarkan uang dan memilih untuk menyimpannya saha. Ini terjadi karena mereka merasa trauma kesulitan ekonomi selama pandemi terjadi. Banyak yang merasa krisis ekonomi masih akan berlangsung lebih lama, sehingga tak berani berspekulasi dengan dana yang mereka miliki. Apakah ini juga terjadi padamu?

Pemikiran seperti ini wajar saja muncul. Pasalnya, kita toh memang belum tahu, akan seperti apa tahun-tahun mendatang. Apakah pandemi sudah dapat teratasi betul-betul? Apakah pasar modal sudah bisa stabil lagi di angka teramannya? Apakah harga properti sudah akan rebound? Apakah kegiatan ekspor sudah akan pulih? Apakah inflasi sudah bisa naik dan terkendali? Apakah harga minyak goreng segera bisa ditekan lagi?

Tak ada yang bisa memastikan.

So, kalau begitu, artinya kita memang mesti memilih sumber passive income yang dapat dimulai dengan modal yang minim. Kondisi yang serba tak pasti justru seharusnya bisa menjadi titik awal kamu membangun passive income. Pasalnya, kalau memang sampai saat ini, kamu masih belum punya sumber passive income yang bisa diandalkan, bisa jadi ke depannya kamu akan mengalami kesulitan keuangan lagi jika krisis ekonomi kembali melanda. Jika memang bisa kamu lakukan sekarang, ada baiknya tak perlu ditunda lagi.

Sulit Membangun Dana Pensiun? Mungkin Ini Penyebabnya!

5 Sumber Passive Income yang Bisa Dicoba di Tahun 2022

Di bawah ini ada 5 sumber passive income yang bisa kamu coba di tahun 2022. Sumber-sumber tersebut paling diminati karena relatif mudah dilakukan dan tidak memerlukan relatif terlalu banyak modal.

1. Menjadi YouTuber

Selama WFH (Work From Home), kamu bisa memanfaatkan waktu jeda antara online meeting satu dengan lainnya untuk membuat konten.

Kamu tidak harus seaktif Raffi Ahmad yang punya tim kreatif. Dengan video sederhana tapi disertai keunikan yang menonjol, kanal YouTube-mu bisa terus-menerus menghasilkan uang dari iklan Adsense.

Menjadi YouTuber adalah salah satu profesi yang paling berkembang selama pandemi. Bahkan artis-artis terkenal, seperti Sule yang kehilangan banyak job dari TV saja, bisa tambah kaya berkat kanal YouTube-nya yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari. Bukan seleb terkenal pun tidak masalah. Anak kecil memelihara ikan cupang dan bapak-bapak bicara tidak jelas tapi sok yakin juga bisa mendatangkan cuan meski tak ada yang mengingat nama mereka. Konten adalah kuncinya.

So, cari ide konten yang spesifik, serta pengemasan yang unik. Lalu, mulailah membangun kanal YouTube-mu di bulan Januari ini. Pantau hingga Desember nanti.

2. Menjadi Reseller dan Dropshipper

Pandemi membuat kebanyakan orang beralih ke belanja online, termasuk untuk membeli sayuran, sabun hingga mencetak skripsi. So, daripada membuat akun di platform e-commerce hanya untuk belanja, baik juga sekalian menjadi reseller dan dropshipper.

Tidak harus punya barang atau menyetor sejumlah modal. Kamu bisa memesan produk dari toko lain dengan status sebagai dropshipper, kemudian bayar menggunakan uang dari pelangganmu. Tinggal manfaatkan fiturnya, lalu pemilik toko supplierlah yang akan mengirimkan pesanan atas namamu. Simpel banget!

3. Menjadi Affiliate Marketer

Masih berhubungan dengan belanja online, ini lebih mudah lagi. Jika kamu banyak beredar di media sosial untuk live Instagram, menunggu webinar atau memasarkan produk, sekalian saja affiliate marketer e-commerce langgananmu seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan sebagainya.

Semua e-commerce membuka peluang untuk mendapatkan penghasilan dari pergaulanmu. Kamu hanya perlu membagikan informasi produk apa saja yang sedang diskon agar teman-temanmu tertarik. Kamu akan mendapat komisi dari setiap pembelian yang menggunakan kode referral yang kamu bagikan.

Prinsip Compound Interest untuk Membangun Aset

4. Menjadi Investor Bisnis

Bagi yang pandai membaca peluang, pandemi justru bisa membuat usaha mereka makin berjaya. Jika kamu termasuk salah satu dari mereka, tak ada salahnya menyalurkan keuntungan dengan menjadi investor. Nilai investasi tak harus miliaran, bisa saja hanya beberapa juta dari tabungan.

Kamu juga bisa memadukannya dengan misi sosial, misalnya memilih usaha baru teman atau saudara yang terkena PHK. Namun demikian, kamu tetap harus meminta dan mempelajari profil usaha mereka karena ini tetaplah bisnis yang diharapkan mendatangkan passive income.

Misalnya bisnis properti yang suram justru menggiurkan bagi yang bisa melihat peluang. Banyak guest house di Bali yang dijual murah karena pemiliknya bangkrut. Properti-properti tersebut lalu dibeli oleh para pengusaha jeli, dan dikembangkan menjadi fasilitas work from Bali. Demikian pula untuk bisnis makanan rumahan. Meski skala kecil, mereka harus bisa memaparkan rencana usaha dan target penjualannya.

Jika tidak yakin dengan profesionalisme teman atau saudara tersebut, kamu bisa menjadi investor yang murni mengejar keuntungan di platform P2P Lending. Pastikan saja platform tersebut terdaftar di website OJK.

5. Investasi Produk Keuangan

PHK selain mengakibatkan orang kehilangan pekerjaan, juga membuat mereka mendadak punya uang banyak dari pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan. Sisakan uang tersebut untuk berinvestasi dan membangun passive income kamu untuk ke depannya.

Kamu bisa memilih dari berbagai produk investasi yang ada, selama selalu ingat prinsip high risk high return. Dari mulai deposito, reksa dana, obligasi, hingga dividen saham blue chip bisa saja memberimu penghasilan secara pasif yang kamu inginkan, sembari mengelola risikonya dengan baik. Kepiawaianmu dalam memilih produk investasi dan meramunya menjadi portofolio akan menjadi kunci kesuksesanmu.

Jika kamu beruntung tidak diPHK, tingkatkan investasi keuanganmu. Kamu bisa pilih produk keuangan untuk jangka panjang dengan imbal yang lebih besar. Saham jenis growth stock, contohnya. Risiko memang lebih besar, tapi bukankah kamu masih punya pekerjaan? Tingkat profil risikomu bisa ditingkatkan menjadi agresif.

Nah, itu dia beberapa sumber passive income yang bisa kamu coba dapatkan di tahun 2022, dan berpeluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Perkembangan memang terus terjadi, dan bisa saja muncul inovasi lain di tahun 2022 ini. Karena itu, ada baiknya kamu juga harus terus memantau pasar.

Yang pasti, sudah saatnya kamu meninggalkan gaya hidup konsumtif. Di masa mendatang, bisa saja kamu tidak seberuntung sekarang. Jika itu terjadi, kamu punya lebih banyak pilihan untuk meneruskan hidup. Jika tidak terjadi, kamu akan lebih siap menghadapi pendidikan anak-anak dan pensiun kelak.

So, selamat tahun baru 2022, teman! Semoga tahun ini menjadi tahun yang menandai kesuksesanmu!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.