Kebebasan Finansial

7 Strategi Investasi untuk Kamu yang Berpenghasilan Terbatas

Memang nggak semua orang punya privilege berupa penghasilan tinggi. Tapi, meski penghasilan kita terbatas, seharusnya hal tersebut enggak lantas membuat investasi kita kendur. Hal paling penting yang harus kita miliki adalah strategi investasi yang tepat.

Ya, soalnya, kalau enggak dibantu dengan investasi, rasanya bakalan sulit untuk bisa mencapai tujuan keuangan kita di masa-masa seperti ini. Apalagi kalau kamu punya target untuk bisa bebas finansial secepatnya. Kenapa? Karena untuk bisa bebas finansial, kamu harus memastikan untuk punya penghasilan pasif, yang bisa kamu bangun dengan investasi.

Masa iya sih, mau kerja bagai quda melulu sampai tua?

Sayangnya, sampai sekarang, masih banyak yang berpemikiran bahwa untuk bisa investasi, kita butuh modal yang besar. Karenanya, investasi hanya bisa dilakukan oleh orang kaya. Terus, berarti yang berpenghasilan terbatas, ngga boleh ikut investasi gitu? Nggak gitu juga kan?

Sekali lagi, kamu bisa investasi—berapa pun penghasilanmu—asalkan kamu punya strategi yang jelas.

7 Strategi Investasi untuk Kamu yang Berpenghasilan Terbatas

7 Strategi Investasi untuk Kamu yang Berpenghasilan Terbatas

1. Sisihkan di awal

Kalau memang punya penghasilan terbatas dan pengin memprioritaskan investasi, maka prioritaskan investasimu di awal. Maksudnya di awal adalah ketika kamu baru mendapatkan penghasilanmu dan mulai membuat anggaran.

Berapa banyak? Bisa disesuaikan sih dengan kondisi, tetapi biasanya untuk pos investasi, kita pakai standar 10 – 20% dari penghasilan. Angka ini hanya patokan, bisa kurang, kalau lebih pastinya lebih bagus.

Dengan menyisihkan dana untuk diinvestasikan di awal maka hal ini akan membuatmu berinvestasi dengan uang sisa belanja. Yah, hari gini, penghasilan aja terbatas, mana pernah ada uang sisa belanja, yakan?

Inilah strategi investasi pertama yang harus kamu lakukan, sebelum yang lainnya.

2. Modal kecil

Sekali lagi, angka 10 – 20% dari penghasilan adalah sekadar patokan. Jika kamu hanya bisa menyisihkan 5% itu juga nggak masalah. Ingat, yang penting, kamu bisa mulai investasi dulu secepatnya dengan penghasilan yang ada.

Investasi bukan milik orang kaya. Bahkan siapa pun harus sudah mulai investasi sedini mungkin di zaman sekarang. Banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, dan enggak semua butuh modal besar.

Untuk kenalan dengan instrumen investasi bermodal kecil, yuk, kita lanjut ke strategi investasi berikutnya.

strategi investasi 2

3. Pilih produk yang sesuai

Yes, banyak produk investasi yang bisa dipilih dan hanya perlu modal kecil. Reksa dana, misalnya. Kamu hanya perlu modal Rp100 ribu, sudah bisa mulai berinvestasi di reksa dana. Kamu bisa pilih reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Bingung lagi mana yang harus dipilih? Sesuaikan dengan profil risikomu saja dulu. Kalau kamu mau meminimalkan risiko—ya namanya juga modal masih sedikit ya kan?—kamu bisa mulai dari reksa dana pasar uang. Seiring waktu, bisa saja profil risikomu naik kelas. Kamu juga bisa menyesuaikannya.

4. Tentukan tujuan

Strategi investasi yang penting lainnya adalah dengan menentukan tujuanmu berinvestasi. Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari tujuan investasi yang kita tentukan sendiri ini.

Salah satunya, kita akan termotivasi untuk terus melakukan investasi meski nominal kecil. Misalnya saja, kita berinvestasi untuk mengumpulkan DP rumah. Nah, setiap kali hendak menyisihkan uang, kita akan melakukannya dengan senang hati, karena membayangkan memiliki rumah idaman kita sendiri.

So, buatlah tujuan investasi yang serealistis mungkin ya. Supaya nggak ngawang-awang doang.

Ini Dia Perbedaan Menabung dan Investasi yang Perlu Kamu Tahu

5. Prioritas tujuan jangka pendek untuk pemupukan modal

Kalau memang dana masih terbatas, strategi investasi yang bisa kamu lakukan adalah berinvestasi dengan lebih dulu memupuk modal.

Maksudnya gimana tuh?

Misalnya nih, setelah menentukan tujuan investasi, akhirnya kita memutuskan untuk berinvestasi di instrumen saham. Nah, karena memang pengin mengoleksi saham dalam jangka panjang, kita menargetkan diri untuk koleksi beberapa saham bluechip. Tapi, kamu pasti tahu dong kalau saham bluechip itu rerata punya harga yang cukup tinggi. Taruhlah kamu pengin punya 100 lot saham BBCA.

Kalau kamu langsung hajar bleh, dengan penghasilan tambahan, ini rasanya cukup mustahil. Untuk beli 1 lot-nya saja kamu perlu modal Rp300 ribu lebih (dengan harga saat artikel ini ditulis), padahal dengan kemampuanmu sekarang, kamu cuma bisa menyisihkan Rp100 ribu saja, misalnya. Nah, dengan mengembangkan dulu danamu di reksa dana pasar uang, kamu bisa kok mencicil beli saham BBCA ini setiap 3 bulan sekali.

Sounds legit, huh?

Duh, lama beud. Ya, enggak apa kan, yang penting mulai investasi dulu, nggak perlu nunggu kaya dulu kan?

6. Pastikan perlindungannya

Yang paling penting dari semua strategi investasi yang ada, kamu harus pastikan memiliki perlindungan yang mencukupi dulu sebelum melakukannya. Ada 2 jenis perlindungan yang akan kamu perlukan untuk manajemen risiko keuangan.

Satu, dana darurat; dana yang bisa membantumu melewati kondisi darurat, tanpa perlu mengganggu dana tabungan dan investasi.

Kedua, asuransi; jenis asuransi apa pun, tapi yang paling penting kamu harus punya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Yang terakhir ini penting banget ya, buat kamu yang jadi tulang punggung keluarga.

Telat Merencanakan Pensiun? Ini 5 Trik untuk Boost Dana Pensiun

7. Jaga cash flow tetap positif

Selain memastikan ada perlindungan, strategi investasi seperti apa pun juga akan percuma jika kamu tak bisa memastikan cash flow tetap positif.

Ya kalau negatif—yang artinya besar pasak daripada tiang—itu artinya keuanganmu belum sehat. Akan lebih baik kalau kamu fokus dulu saja untuk menyehatkan keuanganmu. Baru kalau kamu memang sudah mampu secara finansial, merencanakan untuk investasi.

Nah, semoga sampai di sini, kamu sudah yakin ya, bahwa dengan penghasilan yang terbatas pun, siapa saja bisa berinvestasi. Investasi bukan untuk orang kaya saja, ya kan?

Yuk, segera mulai buat strategi investasi kamu sekarang, dan segera mulai juga investasinya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.