Kebebasan Finansial

5 Alasan Kuat untuk Pensiun Dini, Tapi Mengapa Orang Salah Mempersiapkannya

Banyak orang saat ini cukup memiliki nyali untuk melakukan pensiun dini secara cepat. Memang langkah ini cukup menggiurkan untuk dilakukan, terlebih apabila kamu sebelumnya bekerja dengan sangat keras hingga banting tulang. Perasaan lelah dan letih saat bekerja terus menerus pasti akan membayangi.

Terkadang, ada rasa ingin memiliki kehidupan yang bebas tanpa memikirkan target ataupun deadline kerjaan yang menyiksa. Pernah kan berpikir seperti itu? Barangakali itu adalah suara hati terdalam kamu semua, ya kan? Ngaku hayo!

Setelah membayangkan, akhirnya keterusan jadi berkhayal dan berpikir, apakah lebih baik pensiun dini aja kali ya? Setidaknya apabila pensiun dini, kita masih bisa berkarya namun tidak perlu memikirkan hal-hal yang bikin pusing seperti saat bekerja. Mengerjakan sesuatu hal yang kita sukai itu asyik banget, tanpa perlu mikirin laba atau rugi , memenuhi kepuasan pelanggan atau tidak, dan semua aturan profesionalitas lainnya.

Beberapa Alasan Kuat Untuk Pensiun Dini

Financial Freedom vs Financial Independence: Sama Atau Beda?

Dari segelintir orang yang sudah berani memutuskan untuk pensiun dini, terdapat beberapa alasan yang biasanya melatarbelakangi keputusan mereka untuk pensiun secara cepat. Di bawah ini adalah beberapa alasan seseorang memutuskan pensiun dini.

1.    Sudah Memiliki Bisnis Pribadi

Melakukan wirausaha atau membangun bisnis milik sendiri biasanya menjadi alasan paling utama seseorang khususnya para karyawan memutuskan pensiun dini.

Di lain sisi keputusan ini memang cukup baik, karena memang dalam menjalankan sebuah bisnis, kamu perlu fokus yang lebih kepada bisnis tersebut. Dalam artian adalah jangan jadikan sebuah bisnis menjadi side job. Dan alasan inilah yang banyak memengaruhi seseorang untuk pensiun seawal mungkin.

2.    Memiliki Ekonomi yang Sudah Stabil

Alasan seseorang memutuskan untuk pensiun dini adalah sudah memiliki keuangan yang sangat stabil. Karena ketika seseorang sudah memiliki keuangan yang stabil dan juga berkecukupan, maka bekerja untuk menghasilkan uang sudah bukan lagi hal utama dalam hidupnya.

Dengan kata lain, ia sudah mencapai financial independence yang sesungguhnya.

Walaupun ketika pensiun masih bisa produktif, namun di posisi ini uang sudah bukan menjadi target utamanya, namun mencari kesenangan semata.

pensiun dini 1

3.    Sakit Keras

Sakit yang sudah parah juga bisa menjadi alasan seseorang untuk mengambil keputusan pensiun. Biasanya keputusan ini diambil karena memang untuk bisa lebih fokus dalam pengobatan agar penyembuhan juga bisa lebih cepat.

Ya, kalau boleh dibilang, ini bukan alasan pensiun dini yang menyenangkan sih.

4.    Ingin Banyak Waktu dengan Keluarga

Dengan mengambil pensiun, akan ada banyak waktu yang bisa diluangkan untuk keluarga. Karena apabila bekerja, banyak orang yang mengeluh atau memiliki rasa bersalah karena tidak memiliki waktu untuk keluarga tercinta.

Alasan ini biasanya berlaku untuk seorang yang sudah menyandang status ibu dan bekerja.

pensiun dini 2

5.    Jenjang Karier Sudah Mentok

Alasan terakhir seseorang memutuskan untuk pensiun dini adalah karena karier sudah mentok alias stagnan. Hal ini nggak selalu berarti orang tersebut sudah mencapai posisi top management yah, garis bawahi hal ini. Alasan ini biasanya karena kondisi kantor ataupun kultur kerja yang membuat seseorang tidak bisa untuk naik jabatan lagi.

Yang paling banyak terjadi adalah karena kasus senioritas, yaitu di mana posisi jabatan tinggi diduduki oleh mereka yang memiliki masa kerja paling panjang, walaupun skill-nya sebenarnya tidak terlalu memadai untuk menduduki jabatan tersebut,

Lalu, apakah ada Peraturan Pemerintah atau hukum yang memayungi terkait pengambilan pensiun dini ini? Jawabannya tidak ada, dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan no. 13 tahun 2003 tidak pernah disebutkan tentang aturan pensiun dini.

Namun ada sebuah undang-undang yang memang mengatur batasan usia pensiun, yaitu ketika usia 55 tahun. Namun, peraturan ini berlaku hanya untuk para ASN atau Aparatur Sipil Negara. Dan bagaimana untuk karyawan swasta? Untuk karyawan swasta sendiri biasanya sudah diatur oleh perusahaan itu sendiri dan tertuang di peraturan perusahaan. Peraturan perusahaan sendiri baisanya mencantumkan batas usia pensiun, dana pensiun, dan tawaran untuk pensiun dini.

Bahkan ada beberapa perusahaan yang memberikan dana pensiun itu lebih tinggi, hal inilah yang membuat karyawan ingin pensiun dini. Karena uang hasil pensiun dari perusahaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun sebuah bisnis sendiri.

4 Kesalahan yang Dilakukan Oleh Karyawan yang Pensiun Dini

Tapi ternyata, bruh, pensiun dini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Perlu setidaknya kematangan dan rencana yang tepat sebelum memutuskan pensiun. Jika salah, tentu saja dapat merugikan diri sendiri. Lalu, apa saja kesalahan tersebut? Berikut di bawah ini ulasan lengkapnya.

5 Alasan Kuat untuk Pensiun Dini, Tapi Mengapa Orang Salah Mempersiapkannya

1.    Tidak Adanya Kesiapan dalam Keuangan

Tahukah kamu, pensiun dini sendiri berarti kamu tidak akan mendapat penghasilan dari pekerjaan, yang artinya memang kamu benar-benar akan pensiun.

Artinya lagi, setelah pensiun kamu tidak akan memiliki penghasilan atau pemasukan per bulan lagi. Jika kamu tidak menyiapkan sejumlah uang sebagai bekal untuk masa pensiun ini, maka hal tersebut sudah pasti menjadi masalah.

Maka dari itu, sebelum memutuskan pensiun, ada baiknya persiapkan dahulu keuangan kamu dengan sebaik mungkin agar tak memunculkan masalah ke depannya.

2.    Tidak Memiliki Tujuan Selanjutnya

Pensiun adalah sebuah langkah besar di dalam karier kamu. Sehingga sebelum mengambilnya, perlu dipikirkan secara matang dahulu.

Tidak sedikit karyawan yang pensiun namun tidak memikirkan langkah selanjutnya ingin apa setelah pensiun. Ketika ditanya pertanyaan terkait kegiatan yang ingin dilakukan setelah pensiun, jawabannya adalah, “Gak tau, yang penting mah keluar aja dulu.”

Kondisi pekerjaan yang kurang nyaman membuat alasan pensiun ini melatarbelakangi banyak orang untuk pensiun walaupun langkah selanjutnya belum direncanakan. Hal tersebut tentu saja kurang tepat. Maka sebelum memutuskan untuk pensiun, pikirkan langkah selanjutnya ingin menjadi apa. Menjadi seorang wirausahakah, atau bekerja di tempat lain. Itu semua adalah pilihan kamu,

7 Faktor yang Memengaruhi Penentuan Perencanaan Dana Pensiun

3.    Tidak Memotivasi Diri

Demotivasi adalah sesuatu yang biasanya muncul ketika kamu memutuskan sebuah hubungan kerja. Artinya adalah, motivasi kamu setelah pensiun bisa saja turun secara drastis.

Hal ini kerap dirasakan oleh seseorang yang sudah pensiun, ketika bekerja selalu mendapatkan pelatihan dan sebagainya untuk membuat diri sendiri optimis, diajarkan disiplin, hingga bangkit motivasi diri. Namun setelah pensiun, hal-hal tersebut tidak kamu dapatkan dengan mudah dan membuat motivasi diri menghilang.

Terlebih apabila kamu menyadari bahwa keputusan untuk pensiun dari tempat bekerja adalah sesuatu yang salah. Dengan kondisi seperti ini, maka motivasi untuk bangkit pun akan hilang. Pada akhirnya, motivasi yang kurang dan lemah akan memaksa kamu untuk berhenti serta menyerah akan keadaan.

4.    Pekerjaan Tidak Jelas Setelah Pensiun

Hal ini sering dilakukan oleh karyawan kantor yang bernafsu mengejar sesuatu dengan cepat. Kita ambil contoh agar dapat dimenegerti.

Kamu adalah seorang karyawan di perusahaan A, dan kamu melihat lowongan pekerjaan di perusahaan B dengan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan A. Dan lowongan di perusahaan B ini merupakan posisi yang sangat kamu minati.

Namun, untuk bisa melamar di perusahaan B, kamu perlu keluar dulu dari perusahaan A. Karena itu adalah persyaratannya. Keputusan ini apabila diambil dan kamu keluar dari perusahaan A untuk jenis pekerjaan yang belum jelas di perusahaan B tentu saja akan berisiko sekali.

Maka dari itu, ada baiknya hindari hal ini apabila perusahaan B tidak memberikan sinyal hijau untuk kamu.

Kesimpulan

Menghitung Rasio Financial Independence: Sudah Mandirikah Kamu?

Pensiun dini adalah keputusan yang bisa diambil oleh siapa saja, namun ada beberapa catatan yang perlu dilakukan oleh seseorang agar dapat nyaman saat masa pensiunnya tersebut.

Mulai dari segi ekonomi yang cukup, kegiatan setelah pensiun sudah dipegang, hingga memiliki tujuan yang jelas. Semua itu perlu kamu pahami dan mengerti agar masa pensiun dini kamu tidak berantakan.

Semoga bermanfaat.

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.