Kebebasan Finansial

Raih Bebas Finansial di Usia Muda, Ini Sederet Tip Jitu buatmu

Berapa usiamu sekarang? Di bawah 30 tahun? Antara 30 – 40 tahun? Punya cita-cita apa dalam hidup? Apakah kamu ingin segera raih bebas finansial di usia muda?

Itu cita-cita yang besar loh! Yes, semua orang ingin menikmati posisi yang lebih mapan dengan karier yang baik. Di usia kamu yang produktif ini, pastinya kamu sudah memasuki kehidupan orang dewasa yang terlibat dengan banyak tanggung jawab yang besar serta penting.

Dari segi finansial, manusia itu memiliki siklus yang kian berkembang. Saat kamu memasuki umur 30 misalnya, kamu berada di fase akumulasi kapital. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pendapatan dan kebutuhan secara bersamaan. Di usia tersebut kamu sudah mulai memikirkan rumah, kendaraan, atau keperluan gaya hidup lainnya.

Apalagi di usia ini, mungkin saja kamu sudah memiliki keluarga dengan kebutuhan yang biasanya semakin meningkat secara harian. Tak heran jika usia 30 ini cukup krusial dalam proses finansial seseorang.

Maka di usia 20an, akan lebih baik jika kamu sudah mulai merencanakan untuk meraih bebas finansial.

Apa sih artinya bebas finansial? Kaya raya? Tajir melintir?

Well, bebas finansial sebenarnya lebih dari itu loh.

Bebas finansial di usia muda artinya kamu bisa hidup berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan tidak perlu aktif bekerja, sementara usiamu masih muda. Dengan kebebasan finansial, kamu dapat fokus menjalani hidup sepenuhnya, membeli apa saja yang kamu butuhkan dan semua yang kamu inginkan tanpa mencemaskan masalah keuangan lagi.

Sounds good to be true? Enggak juga kok. Nyatanya banyak loh, yang sudah mampu meraih level bebas finansial di usia muda seperti ini. Dan, tentu saja, kita enggak bisa hanya melihat dari bagaimana mereka yang sudah bebas finansial ini sekarang hidupnya enak, seakan tanpa masalah. Seharusnya, kita juga melihat lebih jauh; mereka pasti bekerja keras hingga bisa seperti sekarang.

Bebas finansial bukanlah privilege. Bahkan, seharusnya setiap orang bisa mencapainya. Kamu juga!

So, ikuti terus artikel ini sampai selesai ya. Kita akan membahas langkah jitu untuk bisa bebas finansial di usia muda

Financial Independence Retire Early: Apa Artinya?

Langkah Bebas Finansial di Usia Muda

Menjadi aman secara finansial sebelum mencapai usia 30 mungkin tampak sulit dijangkau, tetapi itu bisa terjadi. Berikut ini adalah 7 langkah yang perlu dipertimbangkan untuk meraihnya.

Hidup sesuai kemampuan

Kebutuhan hidup itu memang banyak sekali bukan? Belum lagi, banyak juga tuntutan yang datang, yang bukannya membuat kualitas hidup menjadi lebih baik, tapi malah memunculkan masalah keuangan.

Manusia memang punya banyak keinginan, tapi kita mestinya sih bisa mengukur diri. Pengelolaan keuangan yang tidak dilakukan dengan bijak, akan memengaruhi stabilitas hidup, baik dalam waktu dekat dan jangka panjang.

Oleh karena itu, langkah pertama menuju bebas finansial di usia muda adalah belajar hidup sesuai kemampuan. Ikuti aturan penganggaran 50-30-20 sehingga kamu dapat dengan nyaman mengalokasikan pendapatan 50% digunakan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan dan investasi.

Utamakan menabung dan berinvestasi

Biasanya, anak muda cenderung mendahulukan kebutuhan gaya hidup. Masih sociable soalnya, masih butuh diakui eksistensinya. Nah, dari sinilah biasanya muncul peer pressure.

Nggak nyalahin kok. Kamu mungkin memang butuh untuk gaul. Kan, pada dasarnya manusia itu memang makhluk sosial.

Tapi, coba diatur. Jika memungkinkan, alokasikan lebih banyak untuk investasi, jika memang kamu ingin bebas finansial di usia muda.

 Berdasarkan pengeluaran rata-rata, tentukan jumlah tetap yang ingin kamu simpan untuk diinvestasikan setiap bulan. Lakukan investasi di awal—ketika kamu baru saja menerima penghasilan. Setelah itu, baru deh kamu bisa menggunakan dana yang tersisa untuk kebutuhan hidup di masa sekarang.

Hal ini juga dapat dicapai dengan menanamkan kebiasaan membuat anggaran. Mulailah sedini mungkin, agar kebiasaan ini akan semakin mudah dijalani di masa mendatang.

5 Kebiasaan yang Sebenarnya Sudah Menunjukkan Bahwa Kamu Menuju Kebebasan Finansial yang Sejati

Jangan berutang untuk gaya hidup

Berutang bisa dikatakan berinvestasi, tergantung pada tujuannya. Mmisalnya untuk biaya pendidikan kita ke S2, untuk memulai bisnis, atau untuk membeli rumah. Dalam kasus ini, pinjaman dapat memberikan pengaruh untuk mencapai tujuan keuangan lebih cepat.

Di sisi lain, berutang untuk membayar gaya hidup yang (sebenarnya) tidak mampu kamu bayar adalah proposisi yang salah dalam hal membangun kekayaan dan mempersiapkan kebebasan finansial.

Berutanglah dengan bijak. Berutang tak dilarang, tetapi kamu harus pastikan bahwa memang worth it.

Bagi ke dalam tujuan-tujuan jangka pendek

Cita-cita untuk bebas finansial barangkali harus kamu wujudkan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Karena itu, bagilah dalam beberapa tahap tujuan jangka pendek, agar tetap terlihat terjangkau untukmu.

Lagi pula, hidup memiliki banyak ketidakpastian, seperti krisis ekonomi atau kehilangan pekerjaan, dan banyak yang dapat berubah 10 atau 20 tahun mendatang. Kalau sudah begini, kadang prospek perencanaan jauh ke masa depan jadi bisa tampak menakutkan.

Daripada langsung menetapkan tujuan jangka panjang, buat tujuan jangka pendek kecil yang terukur dan tepat. Misalnya, melunasi utang kartu kredit dalam waktu satu tahun dulu, atau amankan dana darurat dulu. Pastikan semua tujuan jangka pendek tersebut sinkron dengan tujuan akhir, yaitu mencapai bebas finansial di usia muda.

Raih Bebas Finansial di Usia Muda, Ini Sederet Tip Jitu buatmu

Buat dana darurat dan dana pensiun

Hidup memang tidak bisa diprediksi. So, mempersiapkan sejumlah dana untuk keadaan darurat dapat membantu menghindari krisis mendadak pada keuangan kamu.

Berdasarkan rata-rata pengeluaran bulanan, pastikan kamu menyisihkan untuk dana darurat setidaknya untuk 6 bulan. Ini akan melindungi investasi kamu dan menghindari utang yang tidak diinginkan.

Lebih aman jika di samping investasi, kamu bisa mengikuti program dana pensiun di kantor untuk menjamin hari tua.

Berinvestasi pada diri sendiri

Lihatlah diri kamu sendiri sebagai aset keuangan, dalam mencapai bebas finansial di usia muda.

Berinvestasi pada diri sendiri merupakan jenis investasi yang memiliki return paling besar loh! Keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman adalah aset terbesar yang kamu miliki.

Tingkatkan nilai diri kamu sendiri dengan terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, hingga akhirnya kamu dapat membuat pilihan karier yang cerdas.

Investasi ini bisa dalam bentuk pendidikan, seperti kuliah atau kursus, baik formal maupun informal. Jagalah agar keterampilanmu tetap update dengan kebutuhan di masa sekarang, dan pelajari keterampilan baru yang banyak diminati. Hal ini akan dapat membantumu menjadi angkatan kerja yang lebih menarik dan bergaji lebih tinggi.

Berinvestasi dalam diri harus terus berlanjut sepanjang hidup ya. Jadi, jangan pernah berhenti belajar.

Nah, jika kamu masih muda dan produktif dalam mengembangkan kemampuan dan karier, yuk, pergunakan waktumu sebaik mungkin. Manfaatkanlah potensi yang ada secara optimal, agar kamu bisa bebas finansial di usia muda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.