Kebebasan Finansial

Bebas Finansial di Usia 40 Tahu, Bisa? Ini Tip untuk Mencapainya!

Sebagian orang menginginkan pensiun di usia dini, 40 tahun misalnya. Tidak ada aturan batasan untuk seseorang pensiun. Namun, sebelum bebas finansial, akan sulit bagi siapa saja untuk tidak dapat pensiun dini.

Tapi apa arti kebebasan finansial ini? Ada banyak interpretasi tentang bebas finansial.

Bebas finansial pada dasarnya adalah sebuah konsep dan mindset. Alih-alih kamu bekerja untuk uang, uanglah yang harus bekerja untuk kamu. Hal ini terjadi ketika penghasilan pasif lebih dari penghasilan aktif kamu. Dengan demikian, kamu bebas dari “kewajiban” bekerja aktif.

So, kuncinya memang satu: memiliki penghasilan pasif. Jadi, bebas finansial tidak sama dengan kaya. Kaya, tapi kamu harus tetap bekerja aktif membanting tulang, ribet ke sana-sini, itu belumlah bebas finansial yang sesungguhnya.

Berarti, mau bebas finansial di usia berapa saja, pastinya enggak masalah. Mau bebas finansial di usia 40? Bisa banget.

Ingin Segera Pensiun Dini? Ada Kelebihan dan Risikonya Loh!

Lalu, gimana cara untuk melakukannya ya?

Nah, kamu mungkin pernah mendengar tentang aturan keuangan 50-30-20, yang pada dasarnya berarti 50% dari pendapatan harus digunakan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan.

Namun, untuk bisa bebas finansial di usia 40, maka kamu harus punya nyali lebih dan niat lebih besar untuk bisa menyisihkan uang tabungan lebih dari yang seharusnya. Kebanyakan orang yang berhasil pensiun di usia 40 tahun dianggap mendapatkan “jackpot”, melihat dari peluangnya yang sangat tipis. Tetapi, bukan tidak mungkin kamu merupakan salah satu orang yang dapat “jackpot” tersebut.

Perlu diketahui, menabung saja tidak cukup untuk bisa mencapai bebas finansial di usia 40 tahun. Hal ini karena tabungan yang dibiarkan sewaktu-waktu bisa saja diambil karena keperluan mendesak. Selain itu, nilai uang yang kamu punya saat ini bisa jadi turun ke depannya.

Pernyataan menabung saja tidak cukup, artinya bukan berarti menabung itu kebiasaan yang buruk. Nggak gitu mainnya. Kamu bisa saja tetap menabung, namun akan lebih baik jika kamu ikuti tip berikut ini agar bisa segera bebas finansial.

Bebas Finansial di Usia 40, Bisa? Ini Tip untuk Mencapainya!

Bebas Finansial di Usia 40

Mulai dengan melunasi utang yang kamu miliki

Membayar semua utang harus menjadi salah satu hal terpenting yang dilakukan sebelum menginjak usia 40-an. Wajar saja sih kalau kamu punya utang, mulai dari kredit untuk nyicil apartemen, mungkin, atau ada pinjaman buat usaha. Temasuk utang kartu kredit.

Nah, buatlah rencana keuangan yang mendetail, untuk bisa segera melunasi utang-utang tersebut. Kamu bisa mulai dari yang jumlah terbanyak, atau dari bunga tertinggi. Buatlah rencana pembayaran utang yang solid.

Punya dana darurat yang ideal

Dana darurat sangat diperlukan untuk mengatasi keadaan tak terduga. Kamu perlu secara bertahap meningkatkan cadangan dana ini.

Jika kamu memiliki dana darurat yang cukup, kamu akan cenderung memiliki rasa aman dalam menjalani hidup, dan ini akan mencegah kamu untuk menyentuh portofolio investasi yang lain. Jangan lupa untuk mengisi ulang dana darurat setelah kamu menggunakannya.

Tingkatkan iuran untuk dana pensiun

Cobalah meningkatkan kontribusi untuk dana pensiun sebelum usia 40 tahun.

Tak melulu soal meningkatkan jumlah dananya, tetapi kamu juga bisa menambah tabungan dana pensiun pada program yang lain. Misalnya, kamu sudah diikutsertakan di BPJS Ketenagakerjaan untuk Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua, lalu kamu coba menambah lagi dengan ikut DPLK di salah satu bank. Dan, masih ditambah lagi dengan koleksi portofolio saham secara agresif.

Nah, manfaatkanlah setiap instrumen yang potensial untuk membantumu membangun dana pensiun secepat mungkin.

Fokus pada aset aktif

Dana pensiun “hanya” salah satu sumber pemasukan yang bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan kebutuhan hidup di masa pensiun.

Ingat, bebas finansial itu kuncinya adalah memiliki penghasilan pasif. Penghasilan pasif bisa didapatkan melalui aset yang secara aktif dapat memberimu pemasukan tanpa kamu yang harus bekerja secara aktif.

Paham ya, sampai di sini?

Jadi, mumpung masih ada waktu, fokuslah membangun aset aktif ini. Bisa berupa properti, bisnis, royalti, ataupun surat-surat berharga.

Begini Cara Diversifikasi Investasi yang Benar

Kelola risiko dengan cerdas

Untuk membangun aset aktif dan dana pensiun, maka kamu akan terlibat dengan lebih dari satu instrumen investasi. Bahkan bisa saja banyak macamnya. Ya, namanya juga usaha, ya kan?

Karena itu, kelola risiko dengan baik. Salah satu caranya ya dengan diversifikasi itu sendiri.

Ramu instrumen investasi secara cerdas berdasarkan tingkat imbal dan risiko, yang disesuaikan dengan profil risiko kamu sendiri. Pantau berkala, dan lakukan review juga secara berkala, agar kalau ada masalah, atau mungkin kurang berkembang sesuai harapan, kamu bisa mencari solusi terbaiknya.

 Mulailah dengan kebiasaan di masa sekarang

Pertimbangkan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan keuangan

Menetapkan tujuan yang lebih besar dapat membuat kamu tidak termotivasi karena tidak dapat melihat hasilnya dengan mudah. Lama dong ya, untuk bisa mengumpulkan duit miliaran, bekal bebas finansial itu?

Iya, pasti. Nggak akan debat kok.

Jadi, untuk tetap termotivasi, kamu perlu mempertimbangkan langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan keuangan.

Pertama-tama, kamu harus mempraktikkan beberapa kebiasaan keuangan yang baik untuk melihat perubahan dalam keuangan. Misalnya:

Buat anggaran

Sebagian besar dari kita berpikir bahwa budgeting itu nyebelin. Pekerjaan yang tidak seksi dan sungguh membosankan.

Namun pada kenyataannya, budgeting bisa jadi titik start yang cukup besar untukmu loh, ketika ke depannya kamu harus banyak mengulik keuangan demi tercapainya bebas finansial di usia 40 tahun.

So, ayo lakukan. Kamu tinggal duduk sejenak, dan coba cari cara paling menyenangkan yang bisa kamu lakukan untuk budgeting. Bisa lewat aplikasi, atau catat di buku tulis, atau bisa juga pakai Excel.

Jangan malas, karena ini akan membantu kamu mendapatkan gambaran tentang berapa banyak uang yang dapat dihemat setiap bulan, demi terwujudnya cita-cita bebas finansial.

Hidup sesuai kemampuan

Banyak memang yang harus kamu korbankan di usia muda, jika memang bercita-cita pengin bebas finansial di usia 40 tahun.

Namun, inilah cara terefisien. Hiduplah yang sesuai dengan kemampuan, agar dapat menabung dan berinvestasi lebih banyak. Menghabiskan lebih dari yang dihasilkan dapat meningkatkan beban keuangan, bahkan menimbulkan peluang utang. Mencapai tujuan keuangan dapat menjadi sulit bagi kamu, karena harus memenuhi keinginan.

Menabung dan berinvestasi di awal

Menabung dapat membantu kamu mencapai tujuan keuangan, investasi bisa membuatnya lebih cepat.

So, cobalah untuk mengalihkan uang dengan mengalokasikannya begitu kamu terima gaji. Sisihkan persentase tertentu untuk tujuan kamu. Bisa 20%, sesuai rumus 50-30-20, tapi kalau bisa lebih tentu lebih baik. Masih muda, bisa jadi tanggunganmu juga belum banyak kan?

Sulit Membangun Dana Pensiun? Mungkin Ini Penyebabnya!

So, bisa disimpulkan ya.

Bebas finansial tidak berarti kamu harus kaya bergelimang harta. Tetapi hal ini lebih menekankan bagaimana kamu bisa aman dan bisa memenuhi kebutuhan, tanpa harus mengkhawatirkan masalah keuangan sama sekali.

Untuk mencapainya, kamu perlu ekstra kerja keras dan mengembangkan potensi diri. Maka, persiapkan target, rencana, dan strategi yang jelas untuk bisa mencapai hasil yang diinginkan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.