Kebebasan Finansial

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Sekarang ini, menabung nggak cukup untuk bisa mencapai tujuan keuangan yang kita susun, maka kita perlu melakukan investasi. Namun yang jadi permasalahan utama bagi investor adalah menentukan, mau mengambil investasi jangka pendek atau panjang?

Investasi merupakan cara kita untuk diversifikasi sumber penghasilan yang diperoleh agar aliran pendapatan lebih meningkat. Itulah mengapa kita nggak bisa terlalu mengandalkan dana yang ditabung, tapi mencari jalan lain agar bisa memutar dana tersebut sehingga bisa menghasilkan cuan lebih besar lagi.

Saat mulai berinvestasi, kamu akan dihadapkan dengan yang namanya jangka waktu. Dan ini merupakan faktor penting ketika melakukan investasi. Pasalnya, horizon waktu akan menentukan tercapainya tujuan keuangan juga pemilihan instrumen investasi yang tepat.

Agar kamu nggak bingung mau menentukan mau investasi jangka pendek atau jangka panjang, di artikel ini akan mengupas tuntas pertimbangan yang bisa menjadi acuan kamu, juga instrumen investasinya.

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Mana Lebih Cuan?

5 Alternatif Sumber Dana Pensiun

Investasi Jangka Pendek

Memilih antara investasi jangka pendek atau panjang kadang kala menjadi hal yang sulit dilakukan. Pasalnya, kedua horizon waktu ini bisa sangat menentukan sukses enggaknya investasimu. Berikut ini pertimbangan bagi kamu memilih investasi jangka pendek.

Imbal hasil yang cepat

Siapa sih yang nggak pengin perputaran uangnya cepat? Ini yang menjadi alasan bagi investor untuk memilih investasi jangka pendek agar keuntungan, dalam bentuk pokok investasi beserta bunganya, bisa lebih cepat untuk didapatkan.

Setelah mendapatkan cuan, kamu bisa lho menginvestasikan kembali pokoknya ke dalam instrumen investasi lainnya atau mau melakukan trading di pasar uang.

Adanya tujuan jangka pendek

Mau investasi, sudah pasti kita punya tujuan saat melakukannya. Misalnya untuk mengumpulkan dana pendidikan, dana menikah, dana melahirkan, dan lain sebagainya.

Investasi jangka pendek sangat tepat dilakukan jika kamu butuh dana dalam waktu kurang dari setahun, seperti merenovasi bagian depan rumah misalnya, atau menambah dana pendidikan yang sudah ada.

Kalau kamu memiliki gaji per bulan yang masih belum memadai, pilihan investasi jangka pendek bisa jadi opsi yang tepat.

Waktu

Umumnya investasi jangka pendek itu dilakukan dalam rentang waktu kurang dari setahun. Oleh karena itu, sebelum memutuskan memilih investasi jangka pendek, kamu mesti mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi tujuan investasi.

Lalu, jika sudah mantap mau melakukan investasi jangka pendek, apa saja instrumen yang bisa dipilih?

Strategi Investasi Dollar Cost Averaging: Apa yang Perlu Kamu Tahu?

Instrumen Investasi Jangka Pendek

Deposito

Deposito merupakan salah satu instrumen yang cukup populer. Sayangnya, untuk produk investasi ini, kamu tidak bisa menarik dana sewaktu-waktu. Ada jangka waktu yang sudah ditentukan untuk bisa mengambil dana juga imbal hasil yang diperoleh.

Jangka waktu untuk deposito mulai dari satu bulan hingga lima tahun. Sedangkan, untuk bunga deposito ini lebih besar daripada bunga dari tabungan biasa, kurang lebih 3% per tahun.

Untuk membuka deposito, prosedurnya pun nggak jauh berbeda dengan tabungan di bank. Setoran awalnya cukup bervariasi, tapi umumnya minimal Rp5 juta.

Reksa dana

Inilah investasi yang juga populer belakangan ini.

Investasi jenis ini sangat mudah untuk dilakukan, butuh uang banyak sebagai awal deposit? Tidak. Bermodalkan seratus ribu saja, kamu sudah bisa memulai reksa dana lho.

Ada beberapa jenis reksa dana, tetapi yang cocok untuk jangka pendek adalah reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang.

Untuk reksa dana pasar uang, imbal hasilnya rerata sebesar 5.5-6% dengan risiko investasi yang relatif rendah. Ini adalah imbal hasil terminimal di antara jenis reksa dana.

Instrumen reksa dana pendapatan tetap biasanya berupa surat berharga obligasi yang merupakan bagian dari pasar modal. Cara kerja reksa dana pendapatan tetap mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia. Imbal hasilnya juga bervariasi, tetapi rata-rata lebih tinggi daripada reksa dana pasar uang, dengan risiko yang relatif juga lebih tinggi.

Surat utang negara

Surat Utang Negara (SUN) adalah surat pernyataan utang yang dikeluarkan oleh negara untuk investor. Produk investasi ini selain menguntungkan juga relatif rendah risiko. Pasalnya, negara menjamin penuh akan pembayaran modal dan bunga untuk jangka waktu tertentu.

Apa modal yang disetor mesti banyak? Nggak juga, bisanya SUN itu mulai dari Rp 1 juta. Imbal hasil diperoleh dari pengelolaan modal yang dibayarkan negara ke investor dalam bentuk bunga. Ada juga yang berbentuk syariah, khusus buat kamu yang pengin berinvestasi sesuai dengan ajaran agama. Dijamin halal.

P2P Lending

Ini dia yang lagi ngehits setahun belakangan ini. Platform P2P Lending nggak hanya menawarkan pinjaman saja, tapi juga pengembangan dana. Di sini kamu bisa mengembangkan dana mulai dari Rp100 ribu, imbal hasilnya bervariasi antara 18-24% per tahun tergantung kebijakan platform.

Jangka waktunya pun bervariasi, mulai dari enam bulan sampai setahun. Jadi, perputaran uang di P2P Lending termasuk cepat.

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Investasi Jangka Panjang

Ada tiga hal juga yang bisa menjadi pertimbangan kamu untuk memilih investasi jangka panjang.

Bisa memaksimalkan efek compound interest

Efek compound interest merupakan salah satu faktor mengapa banyak investor memilih untuk investasi jangka panjang. Karena manfaat dari efek ini bisa mendongkrak valuasi dana dari waktu ke waktu di mana semakin lama maka semakin besar juga bunga yang akan diterima.

Untuk meminimalkan potensi risiko

Yang namanya investasi, selalu ada risiko di dalamnya, sesuai dengan karakter instrumen masing-masing. Untuk beberapa instrumen, risikonya memang sangat tinggi dibanding yang lainnya. Namun, sepadan dengan risiko, imbal hasilnya juga sangat bisa diharapkan.

Untuk mengelola risiko, maka diambillah strategi investasi jangka panjang. Jika instrumen agresif ini hanya untuk investasi jangka pendek, dikhawatirkan dana investasi belum berkembang optimal lantaran fluktuasi pasar yang sangat sensitif.

Mencapai tujuan jangka panjang, yang bernominal besar

Pastinya kita memiliki berbagai tujuan yang ingin dicapai, misalnya dana pensiun. Sudah pernah menghitung dana kebutuhan pensiun dong ya? Pasti deh angka nolnya banyak. So, investasi jangkia panjang ini adalah strategi terbaikmu.

4 Tahap Masa Pensiun, dan Hal Keuangan Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Instrumen Investasi Jangka Panjang

Emas

Inilah jenis instrumen investasi favorit sepanjang masa. Emas dibilang sebagai safe haven, apalagi di masa-masa krisis. Kamu juga bisa memanfaatkannya, tapi pastikan jangka waktunya memang benar-benar panjang.

Jika tidak, harga emas juga berfluktuasi. Bahkan, ketika baru saja kamu beli dari produsen, kalau mau dijual lagi, harga emas akan turun. Tapi, jika emas kamu jadikan instrumen investasi jangka panjang, misalnya lebih dari 10 tahun, biasanya akan cukup cuan. Namun, hal ini juga tergantung kondisi ekonomi dan tetek bengek yang terjadi di sekitarnya juga ya.

Properti

Harga properti pada umumnya naik setiap tahun sesuai inflasi. Ini menjadi alasan kuat mengapa properti menjadi investasi jangka panjang yang populer. Memang sih, untuk investasi properti membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun potensi kenaikannya pun cukup tinggi, yakni sebesar 10-15% per tahun.

Saham

Investasi di jenis instrumen ini memiliki potensi keuntungan yang besar. Dari mana keuntungannya? Capital gain dan pembagian dividen.

Pengertian capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham. Sedangkan dividen merupakan imbal hasil yang diperoleh perusahaan dan dibagikan ke pemegang saham.

Reksa dana saham dan campuran

Kurang lebih sama dengan saham, hanya saja ada peran manajer investasi di sini. Cocok buat kamu yang pengin agresif, tetapi nggak punya banyak waktu atau nggak sempat belajar terlalu banyak.

Reksa dana campuran sendiri menawarkan kombinasi investasi di berbagai instrumen seperti saham, obligasi dan lainnya.

Jadi mau pilih mana investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang?

Sebenarnya kedua jenis investasi ini sama baiknya. Namun, kembali lagi ke kamu sebagai investor mau pilih yang mana. Solusi terbaik adalah menggabungkan kedua investasi ini sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuanganmu.

Bagi yang baru memulai investasi, bisa memilih investasi jangka pendek sebagai permulaan. Nantinya, kamu bisa belajar lagi untuk bisa melangkah ke investasi lainnya.

Selamat berinvestasi!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.