Equity

9 Investor Saham Terbaik Sepanjang Masa

Setiap industri pasti memiliki superstar atau role model karena kesuksesan mereka dalam mencapai tujuan setelah melewati berbagai kegagalan. Termasuk dalam bidang investasi saham. Pastinya kita memiliki investor saham yang dijadikan rujukan atas apa yang telah dilakukannya, kisah suksesnya, dan strategi apa yang dipakai untuk bisa berada di posisi sekarang.

Para investor saham ini pastinya memulai semua dari awal, dan inilah yang menjadi incaran banyak orang untuk mengetahuinya. Di balik cerita kesuksesan, juga ada sekelumit kegagalan yang pasti dialami para investor saham. Inilah cerita yang paling dinanti karena kita bisa meniru teknik atau strategi apa yang membawa mereka keluar dari kegagalan dan mencapai kesuksesan.

Tindakan dan terlebih pemikiran dari investor saham legendaris ini mampu membuat dana investasinya berlipat ganda. Walaupun pasar modern sekarang ini sudah semakin canggih dengan teknologinya, namun strategi mereka masih relevan untuk dilakukan.

Yakin banget semua investor pengin sesukses investor saham legendaris, Warren Buffet misalnya. Berharap kita bisa mendapatkan cuan berlipat ganda, hingga nantinya bisa memasuki fase bebas finansial.

Berikut ini 11 investor saham terbaik sepanjang masa yang bisa kamu jadikan role model.

9 Investor Saham Terbaik Sepanjang Masa

Benjamin Graham

investor saham 2

Benjamin Graham dikenal dunia sebagai ahli ekonomi, guru besar keuangan, legenda investor saham juga “Bapak Investasi.” Di bawah bimbingan beliau, hadirlah investor saham terbaik sepanjang masa, seperti John Bogle, Mario Gabelli, John Neff dan paling terkenal adalah Warren Buffet.

Perjalanan hidupnya pun tak lepas dari lika-liku kegagalan. Beliau mesti melalui masa-masa kelam krisis ekonomi di Amerika Serikat. Namun, ada satu hal. Benjamin Graham adalah murid yang pintar. Dia memiliki kecerdasan alami.

Berkat kecerdasan inilah, beliau berhasil melakukan penelitian keuangan, market analysis dan juga menjadi partner di sebuah perusahaan. Pendapatannya langsung meroket lebih dari $ 500.000 US per tahun. Sungguh angka luar biasa untuk seorang anak muda berusia 25 tahun.

Di tahun 1929, Ben Graham hampir bangkrut karena resesi ekonomi. Di sinilah dia mulai bangkit dengan menulis buku tentang investasi. Titik balik ada di tahun 1934, ketika Ben bersama David Dodd menerbitkan buku berjudul “Security Analysis”. Di dalam buku ini, mereka mengenalkan sebuah konsep intrinsic value, atau nilai fundamental dalam membeli saham dengan nilai tersebut.

Kembali satu dekade berikutnya, Benjamin Graham menulis buku berjudul “The Intelligent Investor”, inilah buku yang dianggap sebagai ‘kitab suci investasi’ oleh investor di seluruh dunia.

Sir John Templeton

investor saham 3

Sir John Templeton dikenal sebagai investor terbesar di abad ke-20. Tak hanya itu, beliau juga dikenal sebagai manajer reksa dana yang mendirikan Templeton Growth Fund. Dan di tahun 1992, beliau menjual Templeton Growth Fund dan hidup sebagai filantropis.

Oleh dunia, beliau dikenal sebagai inovator dalam investasi nilai global dan kontrarian. Dari beberapa sumber informasi, keluarganya menyimpan lebih dari $ 13 miliar aset.

Sebagai investor, Sir John Templeton memiliki strategi yang kualitasnya mumpuni. Templeton menilai kecenderungan pelawan yang membantunya dalam identifikasi saham bernilai terlepas dari tren keseluruhan di pasar saham. Pada umumnya investor mencari pasar yang cerah, Templeton sebaliknya. Beliau malah mencari pasar yang telah diabaikan oleh investor.

Templeton menilai bahwa pasar yang diabaikan memiliki peluang untuk bertumbuh lebih baik.

Thomas Rowe Price Jr.

investor saham 4

Thomas Rowe Price Jr. dianggap sebagai “Bapak Pertumbuhan Investasi.”

Beliau menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk keluar dari masalah resesi ekonomi. Salah satu pelajaran penting yang didapatkannya adalah untuk tidak buru-buru keluar dari pasar saham tapi mempelajarinya lebih baik lagi.

Dari kacamata Price, pasar keuangan merupakan sebuah siklus. Price juga dikenal sebagai ‘penantang arus’, ia mengambil langkah investasi di perusahan yang track recordnya baik sebagai investasi jangka panjang. Ini sesuai dengan filosofinya bahwa seorang investor saham mesti fokus dalam memilih saham individu untuk sebuah jangka waktu yang panjang.

Price bisa memeroleh kesuksesan dengan modal konsistensi, disiplin, menjalani proses dan melakukan analisis fundamental emiten.

John Neff

investor saham 5

John Neff bergabung dengan Wellington Management Co. Tahun 1964 dan bekerja di perusahaan ini lebih dari 30 tahun dengan mengelola tiga manajemen investasi.

Strategi investasi oleh Neff adalah keterlibatan investasi di industri populer melalui jalur yang tidak langsung. Neff lebih berfokus di perusahaan dengan rasio P/E (price-earning ratio) rendah dan memiliki dividen yield besar. Inilah yang membuat Neff terkenal sebagai salah satu investor saham paling sukses di dunia.

Bill Gross

investor saham 6

Bill Gross dikenal dunia sebagai “Raja Obligasi”. Ini tak lepas dari keberhasilannya dalam dunia investasi pendapatan tetap dan membuatnya menjadi salah satu investor saham terbaik sepanjang masa.

Gross adalah seorang manajer dana obligasi terbesar di satu masa. Bill Gross mendirikan perusahaan manajemen investasi kecil yang dikenal dengan nama PIMCO, saat ini memiliki AUM senilai $ 1.77 triliun.

Bill Gross mengingatkan ke calon kapitalis untuk menghindari investasi di “perusahaan zombie”- praktik ini adalah memasukkan uang ke ekonomi rill ke perusahaan yang dianggap baik secara finansial. Tak hanya itu juga, Gross selalu mengingatkan untuk melakukan diversifikasi dan mengambil peluang berdasarkan riset, serta memiliki persediaan uang tunai.

Peter Lynch

investor saham 7

Sejak tahun 1977-1990, Peter Lynch mengelola Fidelity Magellan Fund. Aset dana di perusahaan ini tumbuh pesat dari $ 20 juta USD menjadi $ 14 miliar USD. Menariknya lagi, pertumbuhan dana yang dikelolanya dilaporkan telah mengalahkan pertumbuhan indeks S&P dalam 11 dari 13 tahun. Karena, imbal hasil yang dimilikinya memiliki pertumbuhan rata-rata 29% per tahun.

Lynch juga digambarkan sebagai “bunglon” karena mudah beradaptasi dengan gaya investasi apa pun yang hadir di saat itu. Tapi, yang menjadi kunci suksesnya adalah berpegang teguh akan apa yang dia tahu dan yang dipahami.

Warren Buffet

investor saham 8

Siapa yang tidak kenal dengan Warren Buffet? Walaupun bukan investor, siapa pun pasti mengenal beliau. Apalagi quotesnya yang sering dipakai di mana-mana.

Beliau dikenal dengan sebutan “Oracle of Omaha” dan ditahbiskan sebagai investor saham paling berpengaruh dan sukses sepanjang sejarah.

Buffet melakukan aktivitas di pasar saham mengikuti prinsip dari Benjamin Graham, yaitu mengumpulkan kekayaan melalui pembelian lembar saham dan perusahaan melalui Berkshire Hathaway.

George Soros

investor saham 9

George Soros adalah investor saham yang terkenal dan disegani. Sebagai investor, Soros adalah seorang spekulator jangka pendek dan melakukan taruhan besar ke arah pasar uang. Awal mula kisah sukses Soros dimulai dari mendirikan sebuah perusahaan bernama Hedge Fund dari Soros Fund Management.

Perusahaan tersebut berkembang pesat dan menjadi Quantum Fund. FYI, perusahaan ini sangat terkenal dan juga disegani di dunia investasi internasional. Imbal hasil yang dihasilkan bisa mencapai 30% per tahun, dan Soros dua kali membukukan return tahunan lebih dari 100%.

Soros juga dikenal sebagai ahli dalam menerjemahkan tren ekonomi secara luas ke dalam bentuk permainan yang memiliki pengaruh kuat dan mematikan di mata uang juga obligasi.

Jesse Livermore

investor saham 10

Jesse Livermore diketahui tidak memiliki pengalaman di perdagangan saham maupun pendidikan formal yang terkait. Livermore merupakan seorang investor saham mandiri yang belajar investasi secara otodidak dan mengamati pengalaman orang-orang terkenal maupun yang gagal dalam jual-beli di bursa modal.

Kegagalan dan kesuksesan orang-orang tersebut menjadi pemicu Livermore dalam memperkuat ide perdagangannya yang masih bisa ditemukan di seluruh pasar hingga saat ini. Beliau memulai investasi sejak remaja. Bahkan di usia yang sangat muda, yakni 15 tahun, Livermore telah mendapatkan imbal hasil lebih dari $ 1.000 USD. Angka yang luar biasa untuk remaja di masa tersebut.

Sembilan investor saham di atas tentunya mengalami pasang surut dalam berinvestasi. Tapi, mereka semua memiliki benang merah yakni konsisten, disiplin dan juga selalu belajar baik dari buku maupun pengalaman investor lainnya.

Semoga cara mereka bisa diambil positifnya bagi kamu yang ingin bertahan di dunia investasi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.