Pada awalnya penulis berpikir memiliki dana pensiun yang cukup untuk kebebasan finansial merupakan sebuah mimpi. Namun seiring berjalannya waktu penulis menjadi sadar dana pensiun itu bukan lagi mimpi yang harus diraih, melainkan kewajiban untuk kita generasi millenials !!

i'm broke

Prakteknya Rumah Untuk Tinggal

Bagi yang tidak berinvestasi disaham ataupun reksadana umumnya berpikir properti merupakan sarana berinvestasi terbaik.

Pemikiran itu tidaklah salah, properti juga merupakan salah satu pilihan investasi yang bagus. Pertanyaannya hasil investasi propertimu buat siapa ?

Ok laah selama kita bekerja kita berhasil investasi 2 atau bahkan 3 rumah..

Lalu ketika kita memasuki masa pensiun, anak kita kerja, kemudian nikah.. Nah kira – kira itu rumah kita kasi anak ato buat kita aja ?

Seperti penulis pernah bahas sebelumnya di masa pensiun, kita bukan bule, ga setega itu pasti sama anak. Namun ujung – ujungnya investasi yang kita perjuangkan selama puluhan tahun berakhir buat jatah anak, lalu buat kita apa ?

Yaa itulah yang kita butuhkan, dana pensiun..

Dana Pensiun Lebih besar dari Yang Penulis Kira

5 tahun yang lalu, ditahun 2013 penulis pindah rumah dengan ibu penulis. Hasil pindah rumah tersebut ibu penulis mendapatkan keuntungan sekitar 600 juta, setengah Miliar lebih, gedee cuiii..

Itu yang penulis kira waktu itu..

Namun penulis salah besar. Dengan pengeluaran untuk ibu penulis sendiri itu sekitar 10 juta perbulan, ga sampe 5 taon, abiis tuu duiit !!!

Mungkin pembaca heraan kok boros banget gitu yaa ??

Pertama ibu penulis memiliki penyakit sehingga biaya yang dikeluarkan cukup besar. Namun kalau sudah berumur siapa sih yang ga sakit2an ??

Dan kedua keluarga penulis berada dikalangan middle class, yaa kalo uda biasa begitu masa disuru makan tempe aja tiap hari, kan kagak..

Untungnya disaat bersamaan penulis dan kakak memiliki penghasilan yang lebih baik sehingga bisa mengcover biaya itu

Namun dari pengalaman dengan begitu cepatnya duit setengah miliar hilang hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun penulis jadi berpikir, ternyata kebutuhan dana pensiun itu jauuh lebih besar dari yang kita kira..

Penulis yakin banget, ini merupakan hal yang terlupakan dari kalangan millenials kayak kita, karena gaji cukup untuk memenuhi kebutuhan yang kita mau jadi berpikir baik – baik aja gitu..

Sekarang memang begitu, tapi mungkin tidak nanti di 10 – 20 tahun kemudian..

Begini..

Seandainya nih kita pensiun diumur 55 tahun, kita punya duit dana pensiun 2 miliar, pikirnya cukup donk duitnya. Tapi kalau seandainya dana pensiun tersebut habis ketika kita umur 64 tahun, apa selanjutnya kita bakal minta anak ??

Baaaah !!

You Wish !!!

Nanti dikasi terms & condition sama anak kalo mo minta duit, uda macam IMF kalo kasi bantuan  😂

1 ga bole boros

2 ga boleh jalan – jalan

Bisa penulis gampar tuu anaak ( kok kesel sendiri yaah bayangin nya   😅 )

millenials

Kita Generasi Millenials pasti ga bakalan mau berada diposisi itu..

Beda dengan stigma generasi sebelum kita yang bicara banyak anak banyak rejeki

paradigma itu sudah berubah, jamannya uda beda !

Kaitan Negara maju Dengan Dana Pensiun

Di Indonesia boro – boro ada yang peduli sama dana pensiun. Kalo duitnya bisa dicairin sekarang, langsung daah duitnya dicairin, dipake buat dp rumah atau beli mobil..

Kalo negara maju kayak US, dana pensiun merupakan hal besar buat mereka, hal yang mereka sadar dan dipersiapkan dari jauh – jauh hari

Kenapa kita tidak terlalu peduli, karena kita adalah first generation dari eraa Lo Lo Gue Gue , dan masih cukup jauh dari usia pensiun. Generasi millenials yang paling tua kan paling baru 40an awal

Teman penulis yang lama tinggal di Singapura mengatakan hal yang sama mengenai topik ini, ga usah jauh2 ke Amrik, di Singapura sendiri bukan hal yang aneh banyak orang tua secara ekonomi susah n dicuekkin sama anaknya, ga dibantu gitu..

Begitu juga sebaliknya, orang tua dinegara maju umumnya ga bantuin anaknya biaya kuliah atau menikah, cariii sendiriii !!!

Belajar dari pengalaman itu maka pada akhirnya dana pensiun berubah menjadi kebutuhan wajib di negara maju, dan menjadi kebutuhan wajib kita kalangan millenials !!

Ya kita yang kalangan millenials aja uda makin cuek, apalagi yang generasinya dibawah kita, jangan hareep deeeh..

Dana Pensiun Yang Cukup

Kalau mendengar uang 1 miliar itu kesannya gedee gitu yaah, yaa kayak penulis waktu pindah rumah dulu jadi punya duit setengah miliar lebiih..

Tapi ternyata ga juga guys !!! 1 miliar rupiah itu kalau kita kursin US dollar bahkan ga nyampe USD 100k..

Mungkin cukup membingungkan, jadi berapa siih seharusnya yang kita miliki sampai berada pada level yang cukup ? karena 1 miliar sekarang mungkin dalam 20 tahun kedepan menjadi setara dengan 300 juta

Haruskah kita buat perkiraan dengan acuan proyeksi inflasi 20 tahun kedepan ? baaah, macam ekonom aja =P

Lalu kalau gitu berapa donk ?

Pada dasarnya dinegara maju kategori masyarakat mapan atau mass affluent memiliki range likuid aset yang cukup konsisten. Dari tahun ketahun, kalau sudah punya segitu maka sudah masuk kategori mapan

Berdasarkan kategori yang dibuat, kalangan mass affluent adalah masyarakat yang memiliki aset likuid antara 1,5 – 7,5 miliar rupiah. Ini likuid aset yaa, diluar rumah tinggal

Jadi kalau kita ingin membuat target berapa yang harus kita miliki, maka angka tersebut dapat kita jadikan ukuran..

Naah kalau kita punya aset investasi sudah mencapai 10 miliar lebih, maka kita sudah masuk kategori high net worth individual. Yaa amiin ajaa siih kalau kita bisa punya segitu yaak 😉

Berapa target Dana Pensiun kalian ?

Untuk menghitung berapa target dana pensiun itu kita dapat menggunakan kalkulator exit plan yang penulis buat untuk ngira2 berapa yang penulis bisa peroleh nantinya

dana pensiun di usia 45

Berdasarkan asumsi yang penulis buat diatas yaitu usia, gaji pokok, investasi likuid yang sudah ada saat ini dan paling penting ekspektasi kenaikan investasi rata2 satu tahun maka didapat angka Rp 6,6 miliar

Perjalanan yang panjang dan membutuhkan kedisplinan memang. Seperti yang penulis katakan di post pensiun dini, at least penulis mempunyai backup plan. Seandainya mimpi terbesar penulis tidak tercapai, setidaknya pada masa pensiun penulis juga ga susah – susah amat gitu, bisa mandiri laah 😋

Setiap orang tentu memiliki kebutuhan yang berbeda – beda. Namun bila berada dalam kategori “ middle class “ yang most likely yaa kamu yang baca, bagian dari 100 juta middle class Indonesia saat ini, maka kamu membutuhkan asset likuid setidaknya 1,5 miliar – 7,5 miliar untuk dana pensiun.

Besar ?

Ga juga, rumah di jakarta aja sekarang minim – minim berapa..

*Apabila ada pertanyaan atau mau update terbaru dari slaveberdasi dapat contact langsung di twitter @slaveberdasi , facebook slaveberdasi ,dan email di slaveberdasi@gmail.com

Dalam 2 tahun terakhir saham batubara rata – rata telah naik hingga ratusan persen. Namun dari sekian banyak saham batubara tersebut terdapat saham batubara yang kenaikannya dapat dikatakan masih sangat terbatas, padahal kinerjanya ga boong, ga kalah sama yang lainnya. Saham itu adalah saham myoh

Read More

Ketika seorang pendaki gunung mempersiapkan perbekalan untuk ekspedisinya, mereka menghitung berapa besar perbekalan yang dibutuhkan selama ekspedisi, lengkap dengan asumsi terburuknya. Hal serupa juga terjadi pada negara kita, ketika rupiah melemah, Bank Indonesia menghitung seberapa besar perbekalan yang dimiliki untuk bertahan, perbekalan ini oleh praktisi ekonomi disebut Cadangan Devisa

Read More

boss dayBlog Slaveberdasi ini dibuat berawal dari rasa frustasi penulis pada dunia kerja dan oportuniti pada bisnis startup investasi di Indonesia yang menurut penulis sangat besar peluangnya. Dari sisi personal penulis bosan terus –terusan menjadi cungpret berkerah yang terjebak dunia “rat race”, dunia jilpat2an tusuk2an, mengaburkan sesuatu yang salah, tapi pada akhirnya sama – sama tikus comberan juga. Kalau mendadak di phk baru deh nyadar itu stupid. Karena pemikiran itulah penulis selalu berpikir bagaimana dapat mencapai pensiun dini

Read More

Kalau ada potensi keuntungan dalam skenario terburuknya naik 11% dalam satu tahun kedepan, dan bahkan bisa mencapai 50% dalam skenario bagusnya, mau kah kamu mengambil risiko untuk investasi tersebut ? Seperti saham NRCA

Read More

Nabung 1 juta setiap bulan. Tiap gajian langsung disisihkan dimasukkan ke deposito dengan bunga 6% setahun. Capek – capek ditabung sampai 10 tahun lamanya, yang didapat hanya 150 jutaan. Mau beli avanza 1 aja masi belom cukup. Kapan kaya nya ??

Read More

Investor terhebat dalam sejarah bukanlah investor yang tidak pernah salah. Mereka melakukan kesalahan, bahkan banyak. Namun mereka belajar dari kesalahan – kesalahan tersebut, dan bagaimana mereka merespon akan keadaan buruk diluar ekspektasi tersebut yang membedakan mereka dengan investor biasa.

Sudah dari akhir tahun lalu sesungguhnya telah diwanti – wanti bahwa market ninak bobok 2017 tidak akan lagi terulang di 2018. Apabila di 2017 beli asset investasi apapun, hasilnya akan menjadi emas, maka di 2018, para analis memprediksi akan ada lebih banyak fluktuasi dipasar.. Dan sekarang waktu membuktikan itu benaar !!!

Prospek Saham

Bila pada awal tahun penulis menjagokan ekuitas akan kembali melanjutkan rally nya, karena story pemulihan ekonomi masih berlanjut, nyatanya pasar tidak menunjukkan demikian.

Dilihat dari fundamental pemulihan ekonomi memang tetap berlanjut, namun sayangnya tidak sebaik dari ekspektasi awal. Masih lemahnya output yang rilis ini membuat IHSG mendapat punishment aksi jual

Terhitung dari awal tahun hingga 25 Juni 2018 IHSG telah mengalami koreksi sebesar -7,5%. Angka ini sebenarnya bukan angka yang luar biasa. Penulis mencatat IHSG apapun alasanya,  kerap mengalami koreksi sehat setiap 2 – 3 tahun sekali sekitar 15 – 20% dari titik tertinggi. ( kira2 IHSG di 5300 – 5600 lah )

Jadi masih bisa koreksi lagi donk ?

chart,Analisa Saham,Kebebasan Finansial

Kalau ini penulis tidak tahu, tidak pernah ada yang tahu, yang sok tahu banyak !

Karena bila kita lihat dari fundamentalnya Indonesia masih tetap bertumbuh, laba IHSG naik 9% YoY. Ekonomi Indonesia juga tumbuh 5,06%, tetap bertumbuh !

Hanya memang faktor eksternal saat ini berperan besar pada kinerja indeks, terutama negara berkembang seperti Indonesia.

Bila kita perhatikan negara – negara berkembang lain juga telah mengalami koreksi  5 – 15% YTD

Penguatan mata uang US Dollar membuat rupiah tertekan, dan ini membuat para investor lebih memilih mengamankan asset daripada diinvestasikan pada asset berisiko seperti saham

Tingginya tensi negosiasi ulang hubungan dagang oleh AS turut membuat investor cemas.

China saat ini memiliki pengaruh yang sangat kuat pada negara – negara sekitarnya. Masalah yang terjadi pada China, negara Asia lainnya termasuk Indonesia juga ikut terkena dampaknya

Salah satu tujuan ekspor terbesar batubara dan minyak kelapa sawit Indonesia adalah ke China

Sementara salah satu Foreign Direct Investment terbesar kita juga datang dari negara tirai bambu tersebut.

Penulis sendiri yang tadinya berpesta pora akan keuntungan yang diraih pada awal – awal tahun, saat ini hanya bisa gigit jari saja karena keuntungan tersebut menguap

Lalu haruskah kita menghindari investasi di saham ?

Menurut penulis mungkin saja koreksi IHSG kembali terjadi, mengingat tengah tahun seperti ini minim katalis positif

Namun yang perlu kita ingat, banyak saham yang sudah diobral sekarang !! IHSG juga memiliki valuasi yang lebih menarik dari sebelumnya. Justru momen – momen koreksi seperti ini kesempatan untuk kita borong lebih banyak

Tooh secara fundamental kita ini masih grow. Lari aja belum, masih merangkak, jadi jauhlah yang namanya economic cycle 10 tahunan ituuu.

Risiko yang perlu kita waspadai lebih pada arus dana yang membuat rupiah kita dalam tekanan. Idealnya sih manageable, ini bukan pertama kali Indonesia mengalami arus outflow kok. Story tapering atau kenaikan suku bunga itu uda dibahas dari 5 taon lalu, basii

Lagipula kenaikan suku bunga AS bukan berarti kita harus negatif kok. Sentimen investor aja, nanti juga balik lagi, yakin penulis soal ini

Sementara data domestik secara riil juga mulai sudah berita positifnya. Retail sales, ato belanja ritel sudah mulai menunjukkan tren peningkatan. Belanja lebaran tahun sudah lebih tinggi dari tahun lalu dimana ini merupakan sinyal yang positif.

Obligasi Indonesia

Untuk investasi Obligasi dari awal tahun sebenarnya penulis memang sudah berhati – hati, cenderung mengarahkan pada kondisi netral menyikapi kondisi global yang mengarah pada kenaikan suku bunga.

Walaupun begitu, penulis tidak menyangka obligasi 10 tahun Indonesia bisa terkoreksi hingga yield kembali menjadi 7,9%

Lesson learn dari IHSG dan Obligasi ini begitu jelas, always expect the unexpected..

Kembali soal obligasi, apakah yield akan kembali menjadi lebih buruk lagi ??

Menurut penulis yield sekitar 8% merupakan titik aman untuk masuk. Koreksi memang masih bisa terjadi. Begitu juga inflasi kita yang begitu rendah, bisa saja naik.. Untuk jangka pendek dan menengah tidak pasti, untuk investasi jangka panjang ? menarik sekalii !!

Namun dua alasan yang membuat penulis yakin 8% merupakan angka aman

  • Inflasi normal Indonesia sebelumnya berkisaran 5 – 6%. Dengan inflasi dikisaran itu maka yield wajar obligasi Indonesia 7,5 – 8,5% ( plus 200 – 300 basis dari inflasi )
  • Ketika AS menaikkan suku bunga secara agresif hingga 4% di 2004 – 2007, yield obligasi India hanya berkisar 8%. Dengan kondisi Indonesia yang sudah lebih baik dari India dimasa itu ( Investment Grade Rating + low Inflation ) maka 8% merupakan titik aman, dan angka yang menarik untuk investor global

Untuk Investasi jangka panjang, sudah bolehlah para investor mempersiapkan diri untuk mengambil posisi Besar dilevel seperti sekarang

Yang gemar mengambil ORI atau obligasi Retail, bisa borong yang keluaran taon ini bisa dilevel 7%an dengan catatan yield masih seperti sekarang di 7,9%

Secara Outlook ekonomi Indonesia akan semakin efisien dimana bisa kita translasikan menjadi inflasi yang lebih rendah. Maka level yield tinggi seperti ini tidak akan sering – sering terjadi.

Koreksi ini justru menjadi momentum investasi untuk mengambil posisi besar di Obligasi

Prospek Property

Dinaikkannya suku bunga acuan hinga 100 basis atau 1% jelas merupakan pukulan telak untuk bisnis property. Ketika diharapkan prospek property kembali cerah di 2018 ini, dinaikkannya beban pinjaman KPR jelas sentimen negatif yang dapat membuat pemulihan bisnis properti tersendat

Namun berita positifnya Bank Indonesia melakukan relaksasi Loan to Value ( LTV ) untuk pembelian property. Kalau dahulu untuk rumah pertama LTV 90% dimana artinya harus nyetor DP 10%, sekarang untuk pembelian rumah pertama DP 0 rupiah

Kebijakan ini membantu untuk masyarakat muda dengan asset likuid pas – pasan termasuk penulis =P

Dari segi penjualan sendiri selama semester 1 tahun ini penjualan rumah baru menunjukkan data yang cukup mixed. Developer besar seperti Intiland, Bumi Serpong, Pakuwon menunjukkan hasil yang on track, sementara summarecon masih mengecewakan

Data BI juga menunjukkan peningkatan harga rumah sekitar 3,5% pada semester 1 tahun ini.

Bicara investasi properti 2018,Analisa Saham,Investasi

Ditambah dengan DP 0 rupiah saat ini, maka prospek property untuk kelas bawah dan menengah memiliki potensi meningkat

Yaa kita yang kantong pas – pasan kan lebih pusink sama DP rumahnya yang gede dibandingin bunga KPR nya..

Summary

Apabila horizon investasi kita hingga tutup tahun 2018, penulis lebih optimis akan rebound pada IHSG daripada obligasi, namun bila horizon kita investasi jangka panjang, maka keduanya memiliki outlook yang sangat menarik

Untuk property data menunjukkan pemulihan itu memang ada, pre sales sudah lebih baik.

Memang kenaikan suku bunga acuan menjadi hambatan untuk investor property yang memiliki power menggoreng harga.

Namun untuk 1st time buyers, DP 0% merupakan berita baik, dan dapat menjadi booster untuk penjualan kelas bawah dan menengah.

Pemulihan property menurut penulis akan tetap berlanjut, namun mild growth, sepanjang para investor property ga bisa gerak, tukang gorengnya tidur, yaa eufora property juga belum akan kembali.

Yang tetap menjadi pemenangnya disemester 1 disini adalah investasi di Peer 2 Peer lending. Bisa dapat bunga belasan % setahun, dan rasio gagal bayar masih rendah ( 1,5% di 2017 )

Oleh karena itulah penulis selalu memandang perlu memiliki dana darurat di P2P. Bunga nya menarik belasan persen, dan investasi di asset saham dan obligasi kerap memberikan kejutan yang diluar ekspektasi kita.

Ketika penulis sedang leye – leye bangun tidur dipagi hari, penulis membaca – baca berita tentang pariwisata. Disana diberitakan bahwa meningkat pesatnya jumlah turis Indonesia. Dan daya beli yang meningkat pesat.

Dari yang biasa pendek – pendek di Asia Tenggara,sekarang sudah melanglang buana ke Eropa dan Amerika, dari yang biasanya beli tiket beberapa bulan sebelumnya, sekarang beli tiket Cuma beberapa minggu sebelum berangkat

Well ini memang fakta yang tidak bisa diingkari, jelek – jelek gini middle class Indonesia pendapatannya meningkat pesat

Memang kalau bicara pesimis utang Indonesia makin gede, orang susah makin susah yaa bisa aja dicari terus salahnya, tapi kalau kita bicara objektif dari kacamata makro, Middle class Indonesia saat ini sangat powerfull demgam re-rata usia produktif

Melihat fakta legitnya kekuatan middle class Indonesia, penulis kembali mengingat ingat bila ditranslasikan ke bursa atau IHSG , saham apa yang relevan ?

Dan penulis teringat pada saham Cardig Aero Service ( CASS ), perusahaan dengan bisnis utamanya yang penulis ingat adalah penyedia jasa layanan untuk maskapai – maskapai international disejumlah bandara besar Indonesia

Kelebihannya kalau dibandingkan dengan saham penerbangan seperti GIAA, kita ga perlu pusink avtur naik apa turun, yang dijual servis bukan bensin !!

Karena sudah lama saham ini penulis tidak sentuh, penulis mencoba melakukan lagi analisa saham CASS , menemukan fakta –  fakta dan outlook pada saham cass ini.

Cardig Aero Service

Cardi Aero Service adalah perusahaan penyedia jasa layanan seperti ground handling, katering, dsb untuk maskapai besar diberbagai bandara besar di Indonesia

Awal pertama penulis mengetahui perusahaan ini ditahun 2013 akhir. Ketika itu saham cass perlahan – lahan terus bergerak naik. Dari awalnya berada dilevel 700an, saham cass naik hingga menyentuh 1350 pada pertengahan 2014.

Kenaikan saham cass ini bukan tanpa sebab. Ketika itu isu yang bergulir adalah adanya isu peminat dua perusahaan international yang berminat untuk membeli saham cass ini melalui mekanisme placement.

Akhirnya isu tersebut menjadi kenyataan setelah muncul berita resmi bahwa 41% saham cass dilepas keperusahaan Singapura ( SATS ) pada harga 1.250

chart saham cass,Analisa Saham

Lesson Learn

Dari sini ada lesson learn yang penulis dapatkan..

Kalau kita perhatikan, memang menunjukkan kenaikan, di 2013 laba bersih naik 25%, namun setelah itu flat. Tapi harga sahamnya kagak, naik sampee 70% !!

Lalu kenapa sahamnya bisa ngaciir ?? jelas seperti penulis bahas diatas, adanya corporate action memacu perputaran saham hingga ditarik menyentuh 1.350. Naik hingga 70% hanya dalam 1 tahun saja

Setelahnya hingga 2017 kinerja saham ini menunjukkan pertumbuhan yang biasa – biasa saja. Namun harga sahamnya terus turun.

Point yang penulis ingin tekankan disini. Untuk saham kapitalisasi kecil atau tidak likuid seperti saham cass, valuasi murah tidak berarti akan membuat saham tersebut ditarik besoknya

Dibutuhkan katalis, butuh trigger, yang dapat mendorong saham tersebut. Seperti saham cass ini contohnya, isu aksi korporasi ini membuat saham cass ditarik kelevel yang lebih tinggi.

Cukup banyak sebenarnya kalau kita ubek – ubek, perusahaan yang harga sahamnya diperdagangkan dibawah value nya.

Saham Under Value

Apa maksudnya dibawah value nya ?

Begini logika simple nya, kalau perusahaan tersebut dijual dan harganya diatas dari harga saham saat ini, maka berarti harga saham saat diperdagangkan under value.

Namun banyak kejadian apabila tidak ada kepentingan apa – apa, saham itu yaa tetap diperdagangkan pada level yang undervalue

Pemilik tidak memiliki kepentingan untuk menaikkan harga sahamnya, jadi yaa harga sahamnya gitu – gitu aja.

Mungkin contoh extreme yang lebih dahsyat dapat kita lihat pada perusahaan Indah Kiat ( INKP ). Selama bertahun – tahun lamanya saham INKP diperdagangkan pada P/E dibawah 2x !!!!

Kita tahu saham ini murah dari jaman dahulu kala. Lalu kenapa baru sekarang ditarik ??

Ok memang ada peningkatan perfoma, harga komiditi naik ya ya ya, harga jual yang bagus, tapi saham ini sudah murah darii duluuu loooh !!!!

Point penulis adalah, butuh katalis, butuh isu, butuh berita yang membuat investor buy in kenapa harus membelinya..

Terkadang saham – saham yang bervaluasi murah ini dapat bertahan bertahun – tahun tetap murah. Kita tidak pernah tahu

Contoh seperti saham mtdl. Jelas saham ini muraah p/e nya. Lalu kenapa mendadak ditarik baru – baru ini ?

gampang !! karena perusahaan sejenis ERAA sudah naik sampai 3x lipat !! otomatis perusahaan sejenis dilirik investor lainnya

Bisnis saham cass

Awalnya penulis mengira pemasukan utama dari saham CASS ini berasal dari bisnis kateringnya untuk maskapai – maskapai besar. Ternyata setelah penulis cek lagi, pemasukan besarnya berasal dari bisnis layanan maskapai seperti ground handling services

3 bisnis saham cass,Analisa Saham

CASS sendiri membagi bisnis utamanya menjadi 3 bagian yaitu CAS Destination, CAS Food, dan CAS Facility

Intinya ini bisnis pelayanan maskapai di airport – airport besar Indonesia seperti Soetta, Surabaya, dan Bali

80% pemasukannya berasal dari CAS destination. Jadi ini cash cow dari perusahaan, sementara CASS berusaha melakukan penetrasi growth dari 2 bisnis lainnya

Dari penulis cek – cek sekilas terdapat beberapa hal yang penulis concern :

  • Rasio hutang perusahaan ini cukup tinggi DER diatas 1x. Ditambah ada hutang terafiliasi, ini untuk apa ?
  • Payout ratio menunjukkan tren penurunan, ini bukan indikasi yang sehat
  • Izin konsensi dibandara yang perlu perpanjangan beberapa waktu sekali. Namun dengan boss – boss CASS ini orang pemerintahan juga, harusnya no problem la yaah

kinerja saham cass,Analisa Saham

Secara valuasi sendiri berdasarkan kinerja 2017 diperdagangkan pada P/E 11x, namun pada kuartal 1 2018 ini menunjukkan penurunan kinerja yang cukup signifikan karena meningkatnya beban pokok.

Dugaan penulis bisnis baru yang dikembangkan saham CASS seperti laundry ini belum menghasilkan dan membebankan margin perseroan.

View Penulis Pada Saham CASS

Penulis mencoba mencek saham CASS ini modal iseng aja, karena secara bisnis sebenernya ini usaha yang sangat seksi. Pariwisata di Indonesia sedang growing, masih sunrise  laaaah, masih banyak destinasi baru yang bakal dibuka

Ga usaah ngarepiin wisman, wisatawan domestik aja merokeet angka nya. Secara kita saat ini didominasi generasi millenials yang hauus liburaaan =P

Trus kelebihannya ini bisnis service, jadi ga perlu pusink lah harga avtur mau berapa..

Dilihat dari bisnis sejenis dinegara lain juga perusahaan seperti ini diperdagangkan pada P/E yang cukup mahal, berkisar 15x – 30x. Mungkin high entry barrier alasannya ??

Jadi dengan harga saham saat ini di 700 perak saja, sebenernya mayan muraah ni saham, ingeet diakusisi perusahaan Singapura itu diharga 1.250 loooh !!

Tapi apa sekarang time to buy ?

Valuasi ? not bad..

Kinerja saat ini gimana ? sedang turun..

Katalis baru ? tidak ada..

IHSG gimana ? lagi koreksi..

Yauda berarti saham murah lainnya juga banyak. Kita investasi dulu yang lain yang lagi murah, dan menunjukkan peningkatan kinerja

Penulis bukan investor supermarket yang semua dibeli, cukup beberapa aja, yang lain masuk dalam watch list..

Untuk analisa saham CASS ini cukup kita perhatikan dan kita ketahui bisnis nya, jadi kalau ada berita – berita baru kita bisa cepat nyambeeernya 😝

Katanya cadangan devisanya banyak lalu kenapa rupiah melemah lagi ?

Ketika tahun lalu rupiah mengalami sedikit penguatan hingga sempat menyentuh 12 ribu, kerap diberitakan Indonesia saat ini memiliki kestabilan yang sangat kuat dibandingkan masa krisis dahulu karena memiliki cadangan devisa yang besar.

Namun di 2018 ini rupiah dengan mudahnya melemah hingga saat ini menyentuh 14.200. Apa yang salah ?

Read More

Seperti kalian tahu penulis penggemar saham – saham yang lagi nyungsep, terjun, berdarah – darah, dan semacamnya. Saat ini penulis menemukan kandidat lain pada analisa saham auto ( Astra Otoparts ).

Dulu sempat berada di harga tertinggi 4775, sekarang ini harga saham AUTO Cuma 1700 saja. Melihat harganya yang menarik penulis ingin melakukan analisa saham AUTO lebih dalam, supaya dapat mengetahui masih adakah harapan saham ini layak kembali kepuncaknya, atau memang normal saja kalau harganya nyungsep seperti sekarang ??

Read More

Bila kita baru memasuki dunia kerja memang kalo mendengar kata – kata “pensiun” atau “ kebebasan finansial” terasa aneh, wong lagi semangat – semangatnya membuktikan diri. Namun. Setelah Bekerja selama satu dasawarsa kita mulai berpikir mengalokasikan hasil jerih payah kita dimasa depan nanti. Kita berpikir membeli rumah ini rumah itu, berinvestasi emas, reksadana, atau bermain saham. Namun tidak pernah terpikir oleh kita, berapa idealnya investasi yang kita butuhkan untuk kebebasan finansial itu. Naah dari sini penulis mendapatkan ide yang menarik dari membaca beberapa sumber, bahwa kebebasan finansial 20x !!

Read More

Dalam berinvestasi pada asset class seperti IHSG maka fluktuasi akan selalu menjadi sahabat bagi para investor. Seperti saat ini IHSG terkoreksi dalam, dan yang bikin kita ngeri, koreksi jauh lebih dalam dari negara tetangga.

Dalam menghadapi fluktuasi – fluktuasi besar seperti ini terdapat 5 faktor yang penulis selalu perhatikan. Dalam kondisi sepanik apapun, penulis mencoba berpegang pada  dasar – dasar yang penulis yakini sebagai faktor terbesar dalam mempengaruhi fluktuasi, terutama koreksi IHSG sebelum mengambil keputusan

Read More