Kebebasan Finansial

Begini Caranya Mengelola Keuangan Jika Nanti Kamu Sudah Pensiun

Mengelola keuangan tidak mengenal batasan umur. Mau usia muda hingga udah berada di usia pensiun pun kita harus bisa melakukannya agar terhindar dari kekurangan dana dalam mencukupi kebutuhan di masa senja. Ngeri bukan jika di usia senja kita tidak memiliki dana pensiun atau tidak bisa mengelola dana yang ada dan berbuntut tidak bisa mencukupi biaya hidup?

Masa muda sering identik dengan hura-hura. Di masa produktif, kita bisa melakukan apa saja yang diinginkan. Mau beli ini-itu tidak ada yang melarang. Bekerja pun bisa dilakukan semaksimal mungkin. Namun, perlu diingat usia produktif itu ada batasannya. Kalau kita udah masuk di masa usia tidak produktif lagi, biasanya perusahaan memiliki peraturan pensiun untuk karyawannya.

Sekarang ini barangkali kamu tidak terpikir dengan masa pensiun, tapi masa ini pasti akan datang dan sudah selayaknya kita mempersiapkannya sejak dini. Kalau di investasi disarankan untuk dilakukan sedini mungkin, begitu pun dengan dana pensiun.

Kamu mesti bisa mengelola keuangan agar bisa menyisihkan sebagian gaji ke pos dana pensiun. Jangan berpikir bahwa di masa pensiun harga kebutuhan sama seperti sekarang. Tidak seperti itu. Di masa depan nanti, harga jauh melejit dibanding sekarang.

Coba kamu bayangkan, di masa pensiun nanti kalau kamu tidak bisa mengelola keuangan dengan baik apa bisa hidup tenang? Mau membeli kebutuhan pokok saja mikir karena dana terbatas. Mengharapkan bantuan anak? Well, iya sih anak pasti akan membantu tapi mereka juga punya kebutuhan kan.

Kenali 5 Perbedaan Program Pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti

Sumber Pemasukan Saat Usia Pensiun

Pendapatan yang kamu peroleh di masa pensiun sangat jauh berbeda ketika masih kerja. Ketika menjadi karyawan, kamu akan menerima gaji sebagai pendapatan utama. Berbeda ketika memasuki usia pensiun, kamu akan menerima beberapa sumber pendapatan—tergantung kamu menyisihkannya—yang bisa membantu kamu untuk membiayai semua kebutuhan.

Untuk dapat mengelola keuangan dengan baik, kenali beberapa sumber pemasukan dari saat usia pensiun berikut ini:

Dana pensiun dari kantor

Dana pensiun dari kantor yang biasanya berupa BPJS Ketenagakerjaan atau Taspen untuk PNS.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan, ada program JHT yang dikhususkan untuk dana pensiun. Setiap bulan perusahaan wajib membayar iuran sebesar 3% dari gaji dan untuk karyawan sendiri membayar iuran 2% yang dipotong dari gajinya.

Nah, dana pensiun ini tidak akan kamu terima semuanya sekaligus tapi bertahap. Jadi, per bulannya kamu akan mendapat ‘gaji’ dari dana pensiun ini.

Investasi

Berbahagialah yang memiliki investasi!

Kamu bisa memanfaatkannya untuk dana pensiun nanti. Investasi ini banyak jenisnya ya. Kalau saham misalnya, kamu akan menerima imbal hasil berupa dividen atau capital gain. Atau kamu memiliki deposito, obligasi, reksa dana? Ini juga bisa banget dijadikan sumber pemasukan saat pensiun nanti.

Bisnis

Memiliki bisnis, bisa membuat kamu memiliki passive income saat memasuki usia pensiun. Keuntungan dari bisnis bisa kamu ambil untuk membiayai hidup di masa pensiun ataupun dipakai untuk perputaran modal.

Tabungan

Memang sih keuntungan yang diperoleh dari tabungan tidak sebesar ketika kita mengalokasikan dana ke instrumen lainnya. Tapi, masih banyak yang menggunakan tabungan sebagai fasilitas untuk menyimpan uang yang aman.

Ini tentu saja bisa menjadi sumber pemasukan kamu saat usia pensiun, jika saat usia produktif kamu rajin menyisihkan gaji untuk ditabung.

Properti

Properti selalu menjadi instrumen investasi yang digemari sejak dulu kala. Banyak orang yang berinvestasi di properti karena harganya selalu naik setiap tahunnya.

Bagi kamu yang memiliki properti, kamu bisa mendapatkan pendapatan dari biaya sewa rumah atau ruko misalnya. Bisa per tahun, enam bulan atau bahkan per bulan.

Asuransi

Asuransi kesehatan memang tidak memberikan kamu uang tapi bisa digunakan sebagai fasilitas rutin check up kesehatan. Manfaatkan sebaik mungkin asuransi kesehatan karena kondisi fisik saat usia pensiun jauh berbeda ketika muda.

Yang namanya uang mau banyak atau sedikit tapi kalau tidak bisa mengelolanya dengan baik akan habis percuma dalam waktu yang singkat. Betul?

Walaupun kamu memiliki beberapa sumber pendapatan di atas sebagai bekal usia pensiun, tapi kalau tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, ya bakal habis dengan cepat juga. Agar kamu bisa menikmati semua sumber pemasukan di atas berikut ini tip mengelola keuangan ketika sudah pensiun.

Begini Caranya Mengelola Keuangan Jika Nanti Kamu Sudah Pensiun

Tip Mengelola Keuangan Jika Nanti Kamu Sudah Pensiun

Tetap membuat budgeting

Pengin banget bisa menikmati hari tua tanpa memikirkan biaya ini itu dan menikmati seluruh pendapatan. Penginnya …

Tapi, harus realistis. Selama hidup kita butuh yang namanya biaya. Walaupun kamu memiliki setidaknya tiga sumber pemasukan dana pensiun, kamu harus tetap melakukan budgeting per bulan, sebagai salah satu upaya mengelola keuangan.

Buatlah anggaran pengeluaran kebutuhan setiap bulan, kalaupun masih memiliki cicilan maka prioritaskan ini agar segera lunas.

Pengeluaran bulanan biasanya akan berkurang karena di masa pensiun, kamu tidak perlu repot bekerja jadi biaya transportasi bisa dipangkas.

Berhemat

Tidak mau bukan saat usia pensiun, lebih besar pasak daripada tiang? Karena itu, mengelola keuangan harus dilakukan. Pisahkan yang mana kebutuhan dan keinginan. Karena ini akan menjadi sumber ‘bocor halus’ di dalam keuangan. Prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan kamu dan fokus.

Apalagi jika kamu memiliki sumber pemasukan yang kecil, berhemat adalah jalan ninja terbaik agar bisa bertahan dan bisa menikmati hidup di masa senja.

Perlukah Tambahan Dana Pensiun Lain Apabila Sudah Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Sisihkan dana lifestyle

Memang betul, saat usia pensiun pengin bisa menghabiskan waktu melakukan traveling, lakuin hobi, kumpul dengan teman-teman. Bisa banget!

Dari sumber pemasukan yang kamu peroleh, coba sisihkan dana lifestyle di dalamnya. Jadi, setidaknya kamu memiliki rasa tenang karena masih bisa melakukan hobi ketika sudah memasuki usia pensiun.

Tetap berinvestasi

Sudah memiliki investasi sangat baik. Tak ada salahnya jika investasi itu terus dilanjutkan walau kamu sudah masuk usia pensiun. Kamu bisa memanfaatkan dividen untuk diputar kembali memperbesar portfolio investasi.

Atau kamu bisa mencoba untuk investasi di instrumen lain misalnya.

Dengan terus berinvestasi, kamu akan memiliki ‘pegangan’ secara finansial. Kelak ketika ada kondisi mendesak kamu bisa mengambil dana dari investasi. Atau kamu pun bisa membantu anak-anak dari investasi yang ada.

Downsizing

Downsizing dalam hal ini berarti kamu pindah ke tempat yang lebih kecil. Biasanya nih di usia pensiun, anak-anak sudah besar bahkan berkeluarga. Kamu bisa mengambil opsi downsizing ini dengan menjual rumah atau dikontrakkan yang sekarang dan pindah ke tempat yang kamu inginkan, misalnya di daerah pinggiran. Uang hasil jual atau sewa kontrak bisa kamu pakai untuk biaya hidup sehari-hari.

Meraih Kebebasan Finansial dengan Investasi Saham

Kembali bekerja

Orang yang sudah terbiasa bekerja puluhan tahun ketika masuk masa pensiun biasanya akan merasakan sesuatu yang hilang. Ada yang pengin terus beraktivitas agar tetap sehat dan juga mendapatkan pendapatan.

Tidak masalah jika kamu mau kembali bekerja. Kamu bisa mencoba dengan membuka usaha kecil-kecilan di rumah. Dengan begini, kamu bisa terus melakukan aktivitas dan bisa mendapatkan uang. Yang penting, tetap jaga kesehatanmu ya.

Menikmati usia pensiun dengan tenang dan sejahtera adalah keinginan setiap orang. Bisa banget kita mencapainya dengan cara mengelola keuangan sebaik mungkin. Mengelola keuangan saat usia produktif dan ketika berada di usia pensiun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.