Pengertian Investasi

pengertian investasi

Tujuan dibuatnya halaman pengertian investasi adalah untuk membantu pembaca memahami istilah – istilah investasi yang kerap digunakan penulis.

Istilah ini adalah istilah umum yang sering digunakan oleh investor

Halaman pengertian investasi akan terus penulis tambahkan kontennya seiring semakin banyaknya istilah yang penulis gunakan..

Saham / IHSG / ekuitas

P / E

P/E atau PER atau Price Earning Ratio adalah rasio laba perusahaan dimana membandingkan antara harga saham dengan laba bersihnya. Semakin tinggi P/E berarti semakin mahal valuasinya

Bila kita mengatakan P/E 10x maka dapat dikatakan berdasarkan laba bersih setahun, apabila membeli pada harga sekarang, baru balik modal dalam 10 tahun lagi. Oleh karena itu semakin tinggi P/E semakin mahal artinya

Price / Earning

Normalnya saham – saham di IHSG memiliki valuasi P/E antara 10 – 20x.

Merupakan common sense untuk saham defensive seperti sektor konsumsi dihargai dengan P/E lebih mahal karena dipandang merupakan memiliki cash flow yang solid, tidak fluktuatif, dan merupakan kebutuhan primer

Sementara saham dengan kapitalisasi dan likuiditas rendah normalnya dihargai lebih rendah karena dipandang memiliki risiko yang lebih besar

PBV

PBV atau Price to Book Ratio adalah rasio nilai ekuitas perusahaan dimana membandingkan antara harga saham dengan nilai ekuitasnya.

Price / Book Value

Sederhananya bila aset dalam perusahaan adalah ruko seharga 1 miliar tanpa memiliki hutang, kemudian dibeli dengan harga 2,5 miliar maka artinya emiten tersebut dibeli dengan rasio 2,5x pbv

Umumnya perusahaan – perusahaan di IHSG dihargai pada 2x pbv

Deviden Payout Ratio

Deviden Payout Ratio atau DPR atau biasa disebut payout ratio adalah rasio laba perusahaan dalam satu tahun yang disisihkan sebagai dividen untuk pemegang saham.

Dividen / Laba Bersih

Apabila laba bersih emiten tersebut 200 miliar dan menyisihkan 100 miliar untuk dividen, maka artinya deviden payout ratio 50%

Umumnya perusahaan – perusahaan di IHSG memiliki payout ratio antara 20 – 40%

Deviden Yield

Deviden yield atau biasa penulis sebut Yield adalah rasio deviden yang didapat dibandingkan harganya

Misal kita membeli harga saham senilai 1000, kemudian saham tersebut membagikan deviden 30 per lembar saham. Maka yield nya adalah 3%

Dividen per lembar saham / harga saham

Umumnya deviden Yield di IHSG berkisar 2- 3%

Penulis juga sering mengatakan yield pada saat bicara properti, itu artinya harga kontrak atau sewa setahun dibandingkan harga beli properti tersebut. Tujuannya kita ingin tahu imbal hasil investasi kita

Obligasi / Pendapatan Tetap / Surat Hutang

Beda kupon ( bunga ) dengan yield pada obligasi

Kupon adalah bunga yang ditentukan ketika obligasi tersebut pertama kali diluncurkan. Misal beli obligasi seharga 1 miliar mendapat bunga 100 juta, artinya kupon 10%

Bunga / harga perdana obligasi

Seperti kita ketahui harga obligasi dapat naik turun hingga jatuh tempo. Misalkan setelah obligasi diluncurkan dalam beberapa waktu nilai obligasi tersebut turun menjadi 800 juta.

Misalkan terdapat investor yang membeli obligasi tersebut pada harga 800 juta dan mendapatkan bunga 100 juta, maka rasionya menjadi 12,5%. Ini yang kita sebut yield, bunga riil yang kita dapatkan

Bunga / harga obligasi di pasar

Yield obligasi memiliki korelasi yang erat dengan inflasi dan suku bunga acuan Bank Indonesia ( BI )

Apabila inflasi tinggi maka BI akan menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi.

Imbasnya karena suku bunga acuan naik maka memberikan efek pada meningkatnya bunga di bank, termasuk juga yield yang merupakan bunga dari korporasi atau pemerintah

Nominal & Real Yield

Nominal yield adalah absolut yield, yield yang didapatkan tanpa memperhitungkan faktor lain

Real Yield adalah yield dari obligasi setelah dikurangi inflasi

real yield kerap digunakan untuk mengetahui berapa pertumbuhan nilai aset kita setelah dikurangi inflasi

Real Yield juga kerap digunakan untuk membandingkan dengan negara lain. Pada umumnya negara dengan status investment grade atau layak investasi memberikan real yield berkisar 1,5% – 3%. Jarang ada negara layak investasi yang memberikan real yield lebih dari 3%.

Credit Default Swap ( CDS )

Ketika investor asing membeli obligasi pemerintah Indonesia, untuk mencegah risiko default mereka membeli premi asuransi yang disebut CDS. Apabila CDS atau premi ini turun artinya risiko semakin turun, dan biaya untuk membeli obligasi menjadi lebih murah.

 

Pengertian Investasi – Meningkatkan efektivitas

Semoga dengan dibuatnya laman pengertian investasi pembaca dapat menjadi lebih familiar dengan gaya bahasa yang penulis gunakan. Karena mau tidak mau penulis harus menggunakan istilah tersebut, dan menjadi tidak efektif untuk terus menjelaskannya setiap kali.

 

*Apabila ada pertanyaan atau mau update terbaru dari slaveberdasi contact langsung saja di twitter @slaveberdasi , facebook slaveberdasi ,dan email di slaveberdasi@gmail.com

%d blogger menyukai ini: