Kebebasan Finansial

Kenali 5 Perbedaan Program Pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti

Menjadi karyawan entah itu swasta atau pegawai negeri sipil (PNS), biasanya sudah ‘dibekali’ dengan dana pensiun yang dipotong dari gaji setiap bulan. Beberapa program dana pensiun yang sering digunakan oleh perusahaan adalah jenis program pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti.

Memiliki dana pensiun adalah keharusan bagi kita semua. Ini sebagai bentuk perlindungan akan hari tua kita nanti. Dengan adanya dana pensiun dari perusahaan atau instansi tempat bekerja, setidaknya kamu bisa bernapas lega karena sudah mengamankan setengah posnya dan untuk setengahnya lagi kamu bisa dapatkan dari alternatif sumber dana pensiun.

Sebagai karyawan, apakah kamu paham dengan program dana pensiun yang diikutsertakan oleh pihak perusahaan?

Yang paling familier tentunya BPJS Ketenagakerjaan, ya. Namun ada juga program pensiun yang bisa diselenggarakan oleh perorangan atau badan pemberi kerja yang disebut Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK). Untuk program pensiun yang diselenggarakan oleh bank umum atau perusahaan asuransi jiwa disebut Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Untuk praktiknya, DPPK dan DLPK memiliki dua program pensiun yaitu Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

Kedua program dana pensiun ini akan memberikan manfaat berupa jaminan pendapatan di masa depan untuk karyawan dan keluarganya saat berada di usia pensiun.

Seperti apa sih program pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti? Artikel kali ini akan membahas pengertian dan juga perbedaan agar kamu sebagai pihak yang diikutsertakan bisa mengerti.

Pengertian Program Pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti

5 Alternatif Sumber Dana Pensiun

Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP)

Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) adalah program yang menetapkan rumus tertentu atas manfaat yang nantinya diterima oleh peserta saat mencapai usia pnesiun. Untuk program pensiun ini, perusahaan dana pensiun umumnya akan mempertimbangkan dua faktor yakni masa kerja dan besaran gaji karyawan.

PPMK hanya bisa dilakukan oleh DPPK saja. Jadi, setiap DPPK akan memiliki formula atau rumus yang berbeda dalam menetapkan iuran.

Namun secara umum, rumus untuk menghitung besaran iuran untuk prgoram PPMP adalah :

2,5% x masa kerja x gaji pokok.

Jadi, sekali lagi persentase yang ditetapkan antara DPPK satu dan lainnya bisa berbeda. Dan ini tentunya akan memengaruhi besaran iuran juga.

Iuran yang dihasilkan dari estimasi rumus yang sudah ditetapkan biasanya akan digunakan untuk merealisasikan manfaat pensiun sesuai hasil perhitungan aktuaris. Jadi, adalah hal yang wajar jika nilainya berfluktuasi.

Secara nominal, pada umumnya iuran PPMP cenderung ringan sehingga tidak terlalu membebani karyawan karena iuran ini ditanggung sebagian oleh perusahaan tempat bekerja.

Di sisi perusahaan pemberi kerja, PPMP dirasakan cukup memberatkan. Karena efeknya, bisa menimbulkan masalah di aliran kas, perusahaan juga berisiko mengalami defisit di mana iuran yang dibayarkan tidak sebanding atau lebih kecil dari manfaat berupa tunjangan yang diberikan setiap bulan pada karyawan yang sudah pensiun setiap bulannya nanti.

Strategi Investasi Dollar Cost Averaging: Apa yang Perlu Kamu Tahu?

Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)

Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) adalah program pensiun yang iurannya telah ditetapkan sesuai dengan peraturan dana pensiun dengan manfaat seperti keseluruhan iuran beserta hasil pengembangan dana. Untuk jenis program pensiun ini bisa dilakukan oleh DPPK dan DPLK.

PPIP ini dinilai lebih menguntungkan pihak perusahaan pemberi kerja karena tidak ada kewajiban membayar manfaat apabila terjadi risiko kekurangan dana, karena untuk risiko investasi yang akan terjadi akan ditanggung oleh peserta.

Artinya, risiko investasi akan ditanggung sendiri oleh peserta, di mana perusahaan pemberi kerja tidak berkewajiban untuk mengganti kerugian jika investasi yang dipilih karyawan mengalami kerugian.

Untuk iuran pembayaran sendiri bisa ditanggung oleh pemberi kerja atau peserta, maupun keduanya.

Perbedaan Program Pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti

Kenali 5 Perbedaan Program Pensiun Manfaat Pasti dan Iuran Pasti

Penyelenggara

Jika dilihat dari faktor penyelenggara, PPMP berbeda dengan PPIP.

PPMP hanya bisa dilakukan oleh DPPK, sedangkan PPIP bisa diselenggarakan oleh DPPK dan DPLK. Ini menunjukkan DPPK memiliki pilihan lebih dalam menjalankan program pensiun. Sedangkan DPLK mutlak hanya bisa melakukan PPIP saja.

Manfaat pensiun

PPMP memiliki manfaat pensiun yang besarannya sudah pasti. Karena telah ditetapkan dengan rumus tertentu sesuai peraturan dana pensiun. Tak hanya itu saja, manfaat pensiun PPMP tidak mengandung risiko bagi peserta.

Besaran manfaat pensiun dari PPIP tidak pasti karena tergantung pada besarnya iuran dan hasil pengembangan dananya atau investasi. Untuk manfaat pensiun PPIP memiliki risiko yang harus ditanggung oleh peserta, di mana peserta akan menanggung kerugian apabila investasi yang dipilih mengalami kerugian.

Iuran

Untuk besaran iuran, PPMP dan PPIP berbeda di sisi beban iuran pemberi kerja.

Di PPMP, besaran iuran peserta sudah pasti karena disesuaikan dengan peraturan dana pensiun. Tapi, iuran pemberi kerja bersifat fluktuatif atau tidak pasti tergantung ada tidaknya dana untuk membayar manfaat pensiun yang jumlah besaran telah ditentukan. Oleh karena itu, PPMP ada risiko pendanaan bagi pemberi kerja.

Untuk PPIP, besaran iuran bagi dari sisi pemberi kerja maupun peserta sudah pasti karena berdasarkan peraturan dana pensiun. Oleh karena itu, tidak ada risiko pendanaan untuk pemberi kerja

Risiko pendanaan atau investasi

Di PPMP, manfaat pensiun besarannya sudah pasti begitu pula dengan iuran peserta. Ketika tiba di masa pembayaran manfaat pensiun tapi ada kekurangan dana maka risiko pendanaan untuk menutup kekurangan tersebut ada di pihak pemberi kerja.

Untuk PPIP sendiri, peserta yang akan menanggung risiko pendanaan apabila investasi dari iuran yang dibayarkan setiap bulan mengalami kerugian. Pihak pemberi kerja tidak berkewajiban mengganti kerugian tersebut.

Administrasi dana

Adaministrasi dana berkaitan dengan pencatatan dana dari peserta. Di PPMP, administrasi dana bersifat kelompok dan berhubungan dengan aspek aktuaris (estimasi risiko, premi dan lain sebagainya). Sedangkan PPIP, administrasi dana dicatatkan pada akun pribadi dengan menggunakan nama masing-masing peserta.

Tujuan utama PPMP dan PPIP dalam memberikan jaminan penghasilan bagi peserta saat memasuki usia pensiun. Tak hanya bermanfaat saja bagi peserta lho tapi juga untuk keluarganya. Apabila peserta meninggal dunia, maka hak atas manfaat dari program pensiun akan diberikan pada pasangan yang sah atau anaknya yang belum dewasa.

Manfaat Pensiun PPMP dan PPIP

Program Pensiun DPPK dan DPLK: Apa Bedanya?

Adapun enam manfaat pensiun dari PPMP dan PPIP sebagai berikut.

Manfaat pensiun dipercepat

Ini sering disebut dengan pensiun dini. Peserta berhenti bekerja saat berusia 45 tahun. Untuk program PPMP, manfaat pensiun akan dibayarkan setiap bulan seumur hidup. Sedangkan PPIP, akan dibayarkan saat peserta berusia maksimal 10 tahun dari usia pensiun normal.

Manfaat pensiun normal

Manfaat pensiun normal akan dibayarkan saat peserta memasuki usia pensiun normal yakni 55 tahun. Program PPMP akan membayarkan manfaat pensiun setiap bulannya sedangkan PPIP akan dibayarkan sekaligus.

Manfaat pensiun cacat

Apabila peserta mengalami kecelakan kerja dan berefek cacat permanen, maka manfaat pensiun akan diberikan tanpa memperhitungkan usia pensiun.

Manfaat pensiun ditunda

Peserta yang mengambil pensiun dini tapi telah menjadi peserta selama kurang lebih tiga bulan, tetap akan mendapatkan manfaat ini. Namun, pembayaran akan masuk saat peserta menginjak usia pensiun dipercepat.

Manfaat pensiun anak

Jika peserta PPMP atau PPIP meninggal dunia sebelum atau sesudah memasuki usia pensiun, dan pasangannya juga menikah atau meninggal dunia juga, maka manfaat pensiun akan diberikan pada anak.

Manfaat pensiun janda/duda

Jika peserta PPMP atau PPIP meninggal dunia sebelum atau sesudah memasuki usia pensiun, maka manfaatnya akan diberikan pada pasangan yang masih hidup.

Semoga penjelasan di atas tentang pengertian, perbedaan dan juga manfaat program pesiun Manfaat pasti dan Iuran pasti bisa dipahami. So, jangan tunda lagi ya untuk memulai mengumpulkan dana pensiun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.